Karier
Mohd Redzuan bekerja untuk sebuah perusahaan Amerika yang bercabang di Malaysia, yaitu Esso Malaysia Berhad selama delapan tahun. Ia bergabung dengan Petronas pada 1999 dan bekerja disana selama tiga tahun. Setelah itu, dia memulai bisnisnya sendiri.[1]
Ia bertanding dan berhasil memenangkan parlemen Alor Gajah sebagai calon dari PH dan BERSATU pada pemilihan umum 2018. Setelah itu, ia diangkat sebagai Menteri Pengembangan Usaha dan Koperasi Malaysia di Kabinet Mahathir VII pada 2 Juli 2018 dilantik oleh Yang di-Pertuan Agong.[2]
Disaat kejatuhan koalisi pemerintahan Pakatan Harapan, ia tetap berada di BERSATU dan tergabung dalam blok Muhyiddin untuk mendukung Muhyiddin Yassin sebagai Perdana Menteri. Setelah Muhyiddin menjadi PM Malaysia, ia secara otomatis tergabung dalam koalisi pemerintahan Perikatan Nasional pada Februari 2020.
Sebagai anggota Partai Pribumi Bersatu Malaysia, Mohd Redzuan terpilih sebagai anggota Majelis Tinggi partai tersebut sejak 23 Agustus 2020.