Bangunan
Bangunan Masjid Jamik lsrnailiyah berdiri di atas tanah lebih kurang seluas 900 m2,sedangkan ukuran masjidnya sendiri yaitu panjang 24 m, Iebar 20 m, tinggi ± 30 m. Masjid ini dipagar tembok dan besi, serta memiliki gapura yang ditunjang oleh tiang, dan bagian depan beratap seng, bertingkat dua. Setiap tingkat atap bagian pinggimya berhiaskan tumpal dari kayu dan bercat kunling. Selain pagar dan gapura, di halaman masjid terdapat pagar keliling dari tembok yang tingginya 150 m dan berfungsi sebagai penahan, dapat dipergunakan sebagai tempat duduk, karena bentuknya seperti kursi panjang yang mempunyai sandaran. Antara pagar tembok deogan bangunan induk masjid berjarak ± 3,5 m. Bangunan masjid berdiri di atas lantai bata yang ditata rapi. Tinggi lantai masjid dari lantai bata ini sekitar 60 m.Masjid menghadap ke timur. Serambi Untuk masuk ke dalam serambi harus melewati dua buah anak tangga yang terbuat dari keramik
berwama kuning. Serambi terdapat di sisi timur, utara, selatan, barat. Keempat sisi ini diberi pagar tembok setinggi ± 1 m. Jumlah tiang diserambi lni 22 tiang. Tiang asli terbuat dari besi. Jarak antara pagar serambi dengan dinding ruang utama (ruang untuk sholat) ± 3 m. Di bagian belakang sisi utara dan selatan terdapat serambi tertutup berupa ruangan yang memiliki pintu di bagian depan dan belakang. Sisi barat masjid juga terdapat serambi terbuka yang
mempunyai tonjolan bagian luar mihrab. Serambi ini berpagar tembok. Lantai serambi dari keramik berwama kWling. Hiasan lengkWlgan bagian dalam pagar serambi dihiasi dengan bunga dan sulur-suluran, serta di bagian tiang dihiasi sulur- suluran dan huruf Arab. Dinding serambi yang membatasi antara ruang shalat dan serambi dihiasi dengan · keramik wama coklat bermotif matahari dan sebagian dicat putih.
Ruang utama
Ruang utama (ruang sholat) berukuran ± 21 m x 17 m, berlantai keramik. Dindingnya bercat putihdan dihiasi dengan kaligrafi dan sulur-5\lluran serta bunga-bungaan, bentuk geometris. Dinding di sisi timur (bagian depan) terdapat tiga pintu, dinding di sisi selatan dan utara, selain. tiga pintu juga terdapat dua jeodela. Dinding di sisi barat terdapat dua jendela. Pintu dan jendela bagian atasnya dihiasi omamen bunga-bungaan. Omamen ini menurutmasyarakat setempat disebut "roda sula" yaitu omamen khas suku Melayu. Dinding bagian dalamruang utama dihiasi pula deogan kaligrafi deogan menggunakan cat biru, kuning, dan coklat. Di dalam ruang utama terdapat tiang, mihrab, dan mimbar. Tiang sebagai penyangga atap bersambung dengan bentuk bulat yang makin ke atas diametemya makin kecil.
Mihrab
Mihrab yang terletak di sisi barat berukuran 90 x 140 x 213 em, menjorok ke luar, berbentuk lengkungan setengah lingkaran, bahan dari keramik. Di bagian atas mihrab dihiasi dengan kaligrafi dan sulur-suluran. Mimbar terletak di sebelah kiri mihrab terbuat dari kayu berukir, berukuran panjang 1 m, Iebar I ,5 m, dan tinggi 3 m. Mimbar memiliki pintu yang berdaun pintu atas berbentuk