Kelas Clurit adalah salah satu jenis kapal Kapal Perang Republik Indonesia bertipe Kapal Cepat Rudal yang pembuatannya dilakukan PT Palindo di Batam. Kelas Clurit merupakan kapal pemukul reaksi cepat yang dalam pelaksanaan tugasnya mengutamakan unsur pendadakan, mengemban misi menyerang secara cepat, menghancurkan target sekali pukul dan menghindar dari serangan lawan dalam waktu singkat pula.
Pembuatan KRI Clurit ini ±99% dibuat di PT Palindo Marine Industries, Pelabuhan Batu Ampar, Batam, Kepulauan Riau.[2] KCR-40 ini terbuat dari baja khusus high tensile steel pada bagian hull/lambung kapal yang juga produk dalam negeri yang diperoleh dari PT Krakatau Steel, Cilegon, sedangkan untuk bangunan atas kapal menggunakan Aluminium Alloy.
Desain
Clurit mengutamakan unsur kejutan, serangan cepat, menghancurkan banyak sasaran sekaligus, dan penghindaran. Dia memiliki 35 awak.
Empat kelas pertama awalnya hanya dipersenjatai dengan meriam Denel (Vektor) 20 mm dan dua senapan mesin 12,7 mm. Pada bulan Mei 2014, Clurit dan Kujang dilengkapi dengan CIWSNG-18 30mm enam laras buatan Cina dan dua C-705 SSM baru, meskipun Jane menyatakan bahwa mereka masing-masing dapat membawa empat rudal tersebut. Indonesia berharap untuk mendapatkan lisensi pembuatan C-705, yang merupakan turunan dari rudal anti-kapal C-704 Tiongkok dengan turbojet untuk memperluas jangkauan hingga 120 kilometer (65 nmi).[3] Meskipun C-705 pertama telah dipasang, masih belum jelas kapan pesawat tersebut akan mulai beroperasi.
Kapal dikelasnya
Nama Kapal
Foto
Tipe
Tanggal Peluncuran
Negara Pembuat
Catatan
22 Kapal dalam pesanan, 3 kapal Aktif, 1 masih dalam pembangunan
↑Aritonang, Margareth S.; Santosa, Novan Iman (27 July 2012). "China, RI begin missile talks". Jakarta Post. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 3 September 2014. Diakses tanggal 21 July 2014.