Luar Indonesia
Pada akhir musim 2017–18, K-Vision memperpanjang kontrak hak siar Liga Champions dan Liga Eropa tetapi hanya sampai musim 2018-19 (menjadi empat tahun) di Indonesia dan tidak termasuk Piala Super UEFA 2018.
Sebenarnya musim 2015–16 lalu, ketiga kompetisi tersebut sudah pernah ditayangkan oleh K-Vision tetapi lewat saluran beIN Sports karena saluran tersebut memegang hak siar untuk beberapa negara di Asia-Pasifik pada saat itu.[14]
Mulai musim 2018-19, tayangan kedua kompetisi tersebut sudah pindah dari beIN Sports ke Total Sports Blast (TSB) lewat kerjasama perusahaan pemasaran olahraga di Indonesia, Futbal Momentum Asia (FMA) yang berhasil mengambil alih hak siar tersebut dari beIN Sports.[15][16][17]
Namun mulai musim 2019-20, tayangan kedua kompetisi tersebut harus berpindah sepenuhnya dari Total Sports Blast (TSB) ke grup Emtek setelah Futbal Momentum Asia (FMA), selaku pemilik saham dari Total Sports Blast (TSB) gagal membayar hak siar ketiga kompetisi/turnamen tersebut, sehingga RCTI pun harus kena imbas nya.[18][19][20][21]
Lima Tahun kemudian, K-Vision kembali menayangkan Liga Champions, Liga Eropa, Piala Super dan juga untuk pertama kalinya menayangkan Liga Konferensi setelah hak siar keempat tayangan tersebut berpindah dari grup Emtek kembali ke beIN Sports untuk 3 musim (dari 2024-25 hingga 2026-27).
Tayangan Piala Suzuki AFF yang rutin ditayangkan setiap tahunnya di Fox Sports Asia, mulai musim 2018 berpindah tangan sepenuhnya menjadi milik MNC Media dengan alasan pembatasan hak siar untuk hampir seluruh negara di wilayah Asia-Pasifik. Namun dikarenakan MNC Media (melalui RCTI) juga mengambil kembali hak siar Liga Champions dan Liga Eropa untuk musim 2018-19 melalui Futbal Momentum Asia (FMA), MNC Media kemudian menjual kembali hak siar Piala Suzuki AFF kepada FMA agar RCTI memperoleh diskon dari pembelian hak siar kompetisi UEFA, lalu didistribusikan melalui saluran Total Sports Blast (TSB) yang ditayangkan oleh K-Vision dan portal streaming milik Emtek, Vidio.[22][23] Sementara, untuk musim 2021 tetap dan akan ditayangkan melalui televisi nasional milik MNC Media sendiri karena krisis keuangan yang dialami perusahaan Futbal Momentum Asia (FMA).
Pada 2022, K-Vision secara resmi & eksklusif mendapatkan hak siar Kejuaraan AFF 2022, yang pertandingannya direncakan diselenggarakan pada Desember 2022–Januari 2023.[24]
K-Vision dan MNC Vision telah mendapatkan hak siar kejuaraan AFF sampai tahun 2024.
Untuk pertama kalinya, Kompas Gramedia melalui televisi berbayar K-Vision akan menayangkan kompetisi Kejuaraan Eropa UEFA pada musim 2020 berkat akuisisi saham mayoritas K-Vision oleh MNC Media walau tidak sepenuhnya. Kompetisi ini juga akan tayang di dua TV Berbayar milik MNC Media yaitu MNC Vision dan MNC Play atas lisensi dari layanan over-the-top streaming milik grup Djarum, Mola.