Dengan motoMatahari dari Bali, Bali TV hadir sebagai program yang memfokuskan terhadap kebudayaan, adat istiadat, dan keunikan yang khas dari Pulau Bali.[6] Selain itu, moto Matahari dari Bali ini juga berasal dari nama perusahaan tersebut, yaitu Rhanada. Jika dijabarkan, arti Rha adalah bahasa Yunani yang berarti matahari, sementara Nadha dalam bahasa sansakerta berarti mencerahkan. Dan bila disatukan, maka matahari yang mencerahkan adalah moto dan logo Bali TV hingga saat ini.
Sejarah
Bali TV merupakan salah satu stasiun televisi lokal di Bali yang muncul sebelum ditetapkannya Undang-Undang Penyiaran. Semenjak Undang-Undang No. 32 tahun 2002 tentang Penyiaran diterbitkan, eksistensi lembaga penyiaran di Indonesia yang meliputi lembaga publik, lokal, komunitas, dan swasta dapat terlindungi secara resmi dalam undang-undang tersebut [6]
Sejak September2005, Bali TV bisa disaksikan di seluruh Indonesia dengan satelit Palapa D. Mulai Mei 2020, Bali TV resmi mengudara melalui satelit Telkom 4 berkaitan dengan berakhirnya masa orbit satelit Palapa D pada tahun yang sama.
Dari laman website KPID Bali tahun 2018, Bali TV memperoleh penghargaan dalam kategori program acara hiburan seni dan budaya terbaik dalam acara KPID Bali Awards 2018 [6]
Program acara
Acara-acara Bali TV antara lain mencakup lagu-lagu dalam bahasa Bali, acara-acara yang bernafaskan Hindu dan upacara-upacara kedaerahan lainnya. Namun, mereka juga menanyangkan warta berita pula (dalam bahasa Indonesia).
Meliputi seluruh kota dan kabupaten di Bali. Stasiun disusun menurut kanal UHF. Nama diawali dari nama stasiun diikuti dengan jaringan induknya, bila ada. Nama stasiun digital mengikuti nama stasiun analog, bila ada.