Pada 1895, KSM sempat berencana memperpanjang jalur ini menuju Bendo (kemungkinan daerah Blitar). Pengajuan konsesi tersebut diajukan kepada Kepala Eksploitasi Timur Staatsspoorwegen, A.E. Lindo hampir bersamaan dengan pengajuan konsesi jalur kereta api Babat–Jombang oleh Babat–Djombang Stoomtram Maatschappij (BDSM). Namun, kedua konsesi tersebut ditolak melalui surat dari Lindo yang diterbitkan pada 27 Februari 1896.[2]:38