Iduna pallida atau dalam bahasa Inggris disebut eastern olivaceous warbler merupakan burung passerine kecil dengan bulu berwarna kusam yang berasal dari kawasan Dunia Lama. Spesies ini sebagian besar berkembang biak di Eropa Tenggara, Timur Tengah, dan wilayah Asia Barat di sekitarnya, lalu bermigrasi ke Afrika tropis bagian utara saat musim dingin, terutama di kawasan sub-Sahara dan Semenanjung Arab. Burung ini jarang terlihat di Eropa Utara dan dianggap sebagai pengembara langka di sana. Ia biasanya hidup di daerah pedesaan yang kering dan terbuka, termasuk lahan pertanian dengan semak atau beberapa pohon, dan seperti kebanyakan burung pengicau lainnya, Iduna pallida merupakan pemakan serangga.
Etimologi
Keyserling dan Blasius tidak mencantumkan penjelasan mengenai asal-usul nama genus Iduna. Namun, kemungkinan nama tersebut merujuk pada sosok dalam mitologi Nordik, yaitu Iðunn atau Iduna, dewi musim semi dan kesuburan yang pernah berubah menjadi seekor burung pipit demi diselamatkan oleh Loki.[3] Sementara itu, istilah spesifik pallida berasal dari bahasa Latin yang berarti “pucat”.[4]
Taksonomi
Iduna pallida merupakan spesies burung pengicau yang sebelumnya dimasukkan ke dalam kelompok Old World warblers, sebuah taksonkeranjang sampah parafiletik yang kini sudah tidak digunakan. Saat ini, burung tersebut diklasifikasikan sebagai bagian dari kelompok acrocephaline warblers dalam famili Acrocephalidae, dan termasuk dalam genus Iduna, yaitu kelompok burung pengicau pohon. Dahulu, spesies ini dianggap sebagai bagian dari “olivaceous warbler” yang lebih luas, tetapi berdasarkan perkembangan taksonomi modern, Iduna pallida kini diakui sebagai spesies yang terpisah dari Iduna opaca atau yang dalam bahasa Inggris disebut western olivaceous warbler.[5]
Deskripsi
Burung ini berukuran sedang dan lebih menyerupai burung pengicau buluh berwarna pucat dibandingkan kerabat dekatnya, burung pengicau merdu. Individu dewasa memiliki punggung coklat muda polos dengan bagian bawah berwarna putih keabu-abuan, paruh yang kuat serta runcing, dan kaki berwarna abu-abu. Seperti kebanyakan burung pengicau lainnya, tidak terdapat perbedaan mencolok antara jantan dan betina, tetapi individu muda cenderung memiliki rona kekuningan pada bagian perut. Ciri khasnya adalah gerakan ekor yang sering menjentik ke bawah. Iduna opaca dapat dibedakan karena ukurannya yang lebih besar, warna punggungnya yang lebih kecoklatan, serta paruh yang lebih besar. Sementara itu, Iduna pallida terkadang menampilkan semburat kehijauan di bagian atas tubuhnya, sehingga sulit dibedakan dari Iduna rama. Kicauannya berupa serangkaian suara bernada yang cepat.[6]
↑Silke Fregin; Martin Haase; Urban Olsson; Per Alström (2009). "Multi-locus phylogeny of the family Acrocephalidae (Aves: Passeriformes) – The traditional taxonomy overthrown". Molecular Phylogenetics and Evolution. 52 (3): 866–878. doi:10.1016/j.ympev.2009.04.006. PMID19393746.