Iduna rama merupakan burung pengicau Dunia Lama yang termasuk dalam famili burung pengicau pohon. Dahulu spesies ini diklasifikasikan sebagai subspesies dari Iduna caligata, tetapi kini diakui sebagai spesies tersendiri. Wilayah berkembang biaknya meliputi kawasan dari timur laut Arab hingga Turkestan, Tiongkok bagian barat, dan Afganistan. Seperti Iduna caligata, sebagian besar populasinya bersifat migran dan berpindah ke anak benua India hingga sejauh Sri Lanka selama musim dingin.
Etimologi
Nama Inggris untuk Iduna rama adalah Sykes's Warbler, yang diberikan untuk menghormati Kolonel William Henry Sykes, seorang perwira militer Inggris yang pernah bertugas di India.[1] Para peneliti seperti Keyserling dan Blasius tidak menjelaskan asal-usul nama genus Iduna, tetapi terdapat kemungkinan keterkaitan dengan tokoh dalam mitologi Nordik, yakni Iðunn atau Iduna, dewi musim semi dan kesuburan yang pernah berubah menjadi burung pipit agar dapat diselamatkan oleh Loki.[2] Sementara itu, nama spesies rama merujuk pada dewa Hindu Rama, salah satu inkarnasi dewa Wisnu.[3]
Deskripsi
Burung ini merupakan salah satu pengicau berukuran kecil, terutama jika dibandingkan dengan anggota lain dalam genusnya. Warna bulunya cokelat pucat di bagian atas dan keputihan di bagian bawah dengan sedikit rona di sisi tubuh, sementara bulu ekor luarnya memiliki tepi berwarna terang. Burung ini memiliki garis alis (supersilium) pendek berwarna pucat serta paruh yang kuat dan meruncing. Iduna rama berukuran lebih besar dan memiliki warna lebih keabu-abuan dibandingkan Iduna caligata, serta memiliki kemiripan paling dekat dengan Iduna pallida.[4]
Taksonomi
Penelitian filogeni molekuler pada tahun 2009 menunjukkan bahwa spesies ini membentuk klad saudara dengan Chloropeta dan terpisah dari Hippolais dalam pengertian yang lebih sempit. Hasil temuan tersebut menyebabkan pemindahan spesies ini dari genus Hippolais ke dalam genus yang lebih tua, yaitu Iduna, yang kemudian dihidupkan kembali.[5] Selain itu, terdapat perbedaan morfologi pada sarang dan telur antara I. rama dan I. caligata.[6]
Habitat
Burung pengicau berukuran kecil ini biasanya hidup di daerah pedesaan terbuka yang dipenuhi semak dan vegetasi tinggi. Mereka membuat sarang di antara semak atau tanaman, tempat betina bertelur sebanyak tiga hingga empat butir. Seperti kebanyakan jenis burung pengicau lainnya, spesies ini terutama memakan serangga.[7]
Referensi
↑Beolens, Bo; Watkins, Michael (2003). Whose Bird? Men and Women Commemorated in the Common Names of Birds. London: Christopher Helm. hlm.332–333.
↑"Sykes's Warbler". eBird (dalam bahasa in). Diakses tanggal 2025-11-07. Pemeliharaan CS1: Bahasa yang tidak diketahui (link)
↑Silke Fregin; Martin Haase; Urban Olsson; Per Alström (2009). "Multi-locus phylogeny of the family Acrocephalidae (Aves: Passeriformes) – The traditional taxonomy overthrown". Molecular Phylogenetics and Evolution. 52 (3): 866–878. Bibcode:2009MolPE..52..866F. doi:10.1016/j.ympev.2009.04.006. PMID19393746.