Polandia mengakui Papua Nugini setelah deklarasi kemerdekaannya, dan hubungan bilateral terjalin pada tanggal 10 Februari 1978.[1]
Misi Medis Polandia mengirimkan tenaga medis Polandia ke Papua Nugini untuk melatih tenaga medis setempat dan melakukan prosedur medis.[2]
Misionaris dan biarawati Katolik Polandia melakukan pekerjaan keagamaan dan mendukung proyek bantuan pembangunan Polandia di Papua Nugini.[1] Empat orang Polandia diangkat menjadi uskup oleh Gereja Katolik Roma di Papua Nugini. Wilhelm Józef Kurtz adalah Uskup Agung Madang pada tahun 2001–2010,[3] Józef Roszyński adalah Uskup Wewak sejak tahun 2015,[4]Dariusz Kałuża adalah Uskup Goroka pada tahun 2016–2020 dan adalah Uskup Bougainville sejak tahun 2020,[5] dan Walenty Gryk adalah penggantinya sebagai Uskup Goroka sejak tahun 2022.[6]
Perwakilan diplomatik
Papua Nugini merangkap sekaligus untuk Polandia melalui kedutaan besarnya di Brussels.
Polandia merangkap sekaligus untuk Papua Nugini melalui kedutaannya di Canberra, dan terdapat konsulat kehormatan Polandia di Madang.[7]