Hedera helix yang juga dikenal sebagai ivi inggris dan ivi biasa, atau di Indonesia disebut daun ivi, adalah spesies tumbuhan berbunga dalam famili Araliaceae (suku mangkok-mangkokan) yang memiliki pola tumbuh memanjat.[2] Tumbuhan ini berasal dari sebagian besar Eropa dan sebagian Asia Barat. Ivi biasa merupakan tanaman merambat dan tumbuh terutama di bioma beriklim sedang. Tanaman ini bisa digunakan sebagai racun dan obat-obatan, serta memiliki manfaat bagi lingkungan.[3]
Deskripsi
Hedera helix adalah tanaman merambat yang selalu hijau (evergreen), tumbuh setinggi 20–30 meter (66–98 kaki) di permukaan yang sesuai (pohon, tebing, dinding), dan juga tumbuh sebagai penutup tanah di tempat yang tidak terdapat permukaan vertikal. Tanaman ini merambat melalui akar udara dengan bantalan kusut yang melekat kuat pada substrat. Kemampuan merambat di permukaan bervariasi tergantung varietas tanaman dan faktor lainnya: H. helix lebih menyukai permukaan yang tidak memantulkan cahaya, lebih gelap, dan kasar dengan pH mendekati netral. Tanaman ini umumnya tumbuh subur di berbagai pH tanah dengan pH ideal 6,5, lebih menyukai lokasi yang lembap dan teduh, serta menghindari paparan sinar matahari langsung. Paparan sinar matahari menyebabkan kekeringan di musim dingin.[4]
Daunnya berseling, panjangnya 50–100 mm (2–4 inci), dengan tangkai daun sepanjang 15–20 mm (0,6–0,8 inci); Mereka terdiri dari dua jenis, dengan daun remaja menjari berlobus lima pada batang yang merambat dan memanjat, dan daun dewasa berbentuk hati tanpa lobus pada batang berbunga subur yang terpapar sinar matahari penuh, biasanya tumbuh tinggi di tajuk pohon atau puncak tebing.
Bunga-bunganya dihasilkan dari akhir musim panas hingga akhir musim gugur, masing-masing berukuran kecil, dalam umbel berdiameter 3 hingga 5 cm (1,2 hingga 2,0 inci), berwarna kuning kehijauan, dan sangat kaya nektar, sumber makanan penting di akhir musim gugur bagi lebah dan serangga lainnya.
Buahnya berupa buah buni berwarna ungu-hitam hingga oranye-kuning dengan diameter 6–8 mm (0,2–0,3 inci), matang di akhir musim dingin, dan merupakan sumber makanan penting bagi banyak burung.
Satu hingga lima biji terdapat di setiap buah buni, yang kemudian tersebar setelah dimakan oleh burung.[5]
Kegunaan
Hedera helix memiliki banyak kegunaan di seluruh taman. Tanaman ini dapat digunakan untuk menutupi dinding yang teduh dan dilatih untuk merambat atau menyebar di sepanjang dinding yang rendah. Karena selalu hijau, tumbuhan ini cocok untuk menutupi tiang pergola, atau menciptakan latar belakang yang rimbun di bawah clematis dan mawar panjat.[6]
Selain sebagai tanaman hias, ekstrak daun ivi juga dimanfaatkan sebagai obat-obatan. Olahan daun ivi, misalnya, dapat digunakan sebagai ekspektoran (obat yang membantu mengeluarkan dahak) untuk batuk berdahak.[7]
Referensi
↑Khela, S. (2012). "Hedera helix". 2012 e.T202964A2758285. Diakses tanggal 18 June 2021.