Dan rendahkanlah dirimu seorang kepada yang lain di dalam takut akan Kristus.[4]
Catatan
Saling merendahkan diri di dalam Kristus adalah suatu prinsip rohani yang umum. Prinsip ini harus diterapkan pertama-tama dalam keluarga Kristen. Ketundukan, kerendahan hati, kelembutan, kesabaran, dan toleransi harus merupakan ciri khas dari setiap anggota keluarga Kristen.
Istri harus tunduk (yaitu, tunduk di dalam kasih) kepada tanggung jawab suaminya selaku pemimpin dalam keluarga (Efesus 5:22).
Suami harus tunduk kepada kebutuhan istrinya dengan sikap kasih dan pengorbanan diri (Efesus 5:23; sebagaimana Kristus mengasihi gereja [5]).
Anak-anak harus tunduk kepada kekuasaan orang-tua di dalam ketaatan (Efesus 6:1).
Dan orang-tua harus tunduk kepada kebutuhan anak-anak dan membina mereka di dalam ajaran dan nasihat Tuhan (Efesus 6:4).[6][6]
Referensi
↑Willi Marxsen. Introduction to the New Testament. Pengantar Perjanjian Baru: pendekatan kristis terhadap masalah-masalahnya. Jakarta:Gunung Mulia. 2008. ISBN:9789794159219.
↑John Drane. Introducing the New Testament. Memahami Perjanjian Baru: Pengantar historis-teologis. Jakarta:Gunung Mulia. 2005. ISBN:9794159050.