Ketika menginjak usia remaja, ia telah bergabung dengan pasukan pelajar IMAM (Indonesia Merdeka atau Mati), yang daerah operasinya meliputi wilayah Banyumas, dan sekitarnya. Dalam pasukan IMAM inilah, ia sudah bersama-sama dengan Chalimi Imam Santosa (C.I. Santoso, yang kelak bersama Dading bergabung di RPKAD (kini Kopassus).
Dalam rangka peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia ke-80 pada 25 Agustus 2025, Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto berdasarkan Keputusan Presiden RI Nomor 74/TK/Tahun 2025, menganugerahkan Bintang Mahaputera Adipurna kepada Dading Kalbuadi di Istana Negara. Penghargaan tersebut diterima oleh ahli warisnya. Penganugerahan ini diberikan atas jasa luar biasa Dading Kalbuadi di bidang pertahanan, antara lain melalui keterlibatannya dalam penumpasan DI/TII di Jawa Barat, penanganan PRRI di Riau melalui operasi militer, serta kepemimpinannya dalam Operasi Flamboyan di Timor Timur.[3]