Dalam bidang pendidikan, Benny menempuh bangku sekolah dasar hingga menengah di Kabupaten Klaten. Ia mengenyam pendidikan di SD Negeri 1 Delanggu (1998–2004), SMP Negeri 1 Delanggu (2004–2007) dan SMA Negeri 1 Klaten (2007–2010). Setelah menamatkan pendidikan SMA, ia melanjutkan pendidikan sarjana di Universitas Gadjah Mada dan meraih gelar Sarjana Ekonomi pada tahun 2015.
Pada tahun 2019, Benny meraih gelar Magister Manajemen setelah mengenyam pendidikan S-2 di universitas yang sama.
Karier
Sebelum dilantik sebagai Wakil Bupati, Benny merupakan seorang pengusaha. Ia menyandang jabatan Presiden Direktur (Presdir) PT Benny Putra Mandiri.
Di samping itu, dia dikenal sebagai Pendiri Arena Kuliner Delanggu dan Sentral Oli dan Motor Delanggu.
Organisasi
Benny dikenal memiliki riwayat aktif dalam berorganisasi, termasuk menjadi Region Coordinator Agen, SPPBE dan Retester Elpiji 3 Kg Himpunan Wiraswasta Nasional Minyak dan GasKabupaten Klaten dan Paguyuban Pertshop Jateng-DIY DPC Kota Surakarta.
Pada tahun 2019, ia mulai tertarik dengan dunia politik sehingga ia memutuskan untuk bergabung dengan Partai Gerindra.
Kematian
Benny Indra Ardhianto meninggal dunia pada 7 Februari 2026 di RSUP Dr. Kariadi, Semarang, Jawa Tengah, pada usia 33 tahun. Ia sebelumnya menjalani perawatan intensif akibat kondisi kesehatannya yang menurun.[4]
Menurut keterangan keluarga dan laporan media, Benny Indra Ardhianto menderita penyakit kanker dan sempat menjalani serangkaian pengobatan, termasuk kemoterapi, sebelum meninggal dunia.[5]
Jenazah Benny Indra Ardhianto dimakamkan pada 8 Februari 2026 di Makam Jonggrangan, Desa Ngreden, Kecamatan Wonosari, Kabupaten Klaten, Jawa Tengah.