Arborelius dilahirkan pada tanggal 24 September 1949 di Sorengo,[3]Swiss, dari orang tua keturunan Swedia, dan tumbuh dewasa di Lund, Skåne (Scania).[4] Ia dibesarkan sebagai seorang Lutheran dan senantiasa menunjukkan ketertarikan pada kehidupan kontemplatif, katanya, "Saya selalu memiliki kerinduan akan kehidupan doa dan adorasi hening."[5] Setelah menjalani proses selama satu setengah tahun, ia akhirnya berkata, "Kebenaran telah diberikan kepada saya melalui iman Katolik," dan ia beralih menjadi seorang Katolik pada usia 20 tahun.[6]
Pada tanggal 17 November 1998, Paus Yohanes Paulus II menunjuk Pastor Arborelius sebagai Uskup Stockholm, dan ia menerima tahbisan uskup pada tanggal 29 Desember 1998 oleh Mgr. Hubertus Brandenburg.[4] Ketika ia menggantikan Mgr. Brandenburg sebagai Uskup Stockholm—satu-satunya keuskupan Katolik Roma di Swedia, yang melingkupi keseluruhan negara itu[7]—ia menjadi uskup Katolik Roma yang pertama dari etnis Swedia dan yang kedua dari kebangsaan Skandinavia sejak terjadinya Reformasi Protestan.[3][4][5] Sebagian besar penganut Katolik di Swedia sejak Reformasi Protestan, khususnya kalangan klerus, adalah imigran ataupun keturunan imigran dari seluruh penjuru Eropa (khususnya Eropa Timur) dan dari Timur Tengah, termasuk juga orang-orang Arab dan Armenia dari beragam ritus Katolik.[4][7] Sementara itu sejumlah konver dari berbagai latar belakang, termasuk beberapa mantan pendeta Protestan, turut serta membentuk komunitas Katolik dalam keuskupannya.[7]
Aktivitas lain
Mgr. Arborelius turut ambil bagian dalam The Indian Priest (2015), sebuah film dokumenter tentang seorang pastor misionaris India bernama Raphael Curian.[butuh rujukan]
12(Inggris) Jared Litke (15 Desember 2001). "An Interview with Bishop Anders Arborelius". University of St. Thomas, Minnesota. Diarsipkan dari asli tanggal 3 September 2017. Diakses tanggal 26 Juni 2017.