Kontroversi
Pada 1 Oktober 2025, Komisi XII DPR RI menggelar rapat dengar pendapat bersama Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) swasta yakni Shell Indonesia, BP-AKR, Vivo, Exxon dan AKR Corporindo. Ia menyoroti kelangkaan BBM di daerah asalnya yakni Papua Barat yang telah terjadi selama belasan tahun.[2] Sesuatu yang ironis, mengingat di wilayah tersebut memiliki kilang minyak yang berlokasi di Teluk Bintuni.[2]
"Mau enggak ibu-ibu dari Shell, dari Vivo, dari BP, bangun SPBU di Papua? Pasti enggak mau, karena dianggap nanti rugi,". "Jadi tolonglah, mari kita sama-sama berpikir tentang ini, betul bahwa kita harus menemukan solusi untuk menyelesaikan persoalan," kata Alfons.