Negundo aceroides subsp. violaceus (Booth ex G. Kirchn.) W.A. Weber
Negundo fraxinifolium var. crispum Loudon
Negundo fraxinifolium var. violaceum Booth ex Loudon
Negundo negundo (L.) H. Karst.
Negundo texanum (Pax) Rydb.
Rulac negundo (L.) Hitchc.
Acer negundo merupakan spesies tangkira yang berasal dari Amerika Utara, dengan sebaran alami mulai dari Kanada hingga Honduras. Pohon ini dikenal tumbuh cepat namun memiliki umur relatif singkat, serta memiliki daun majemuk yang tersusun berhadapan, menyerupai daun tanaman pada genus Fraxinus. Di berbagai wilayah, spesies ini kerap dipandang sebagai tanaman gulma atau berpotensi invasif. Acer negundo telah tersebar dan menjadi dinaturalisasi di banyak bagian dunia, termasuk Amerika Selatan, Australia, Selandia Baru, Afrika Selatan, sebagian besar Eropa, serta sejumlah kawasan di Asia.[3]
Deskripsi
Acer negundo merupakan pohon berumur relatif pendek dengan laju pertumbuhan cepat, biasanya mencapai tinggi sekitar 10–25 meter dan diameter batang 30–50 sentimeter, meskipun dalam kasus jarang dapat mencapai diameter hingga 1 meter. Pohon ini kerap memiliki beberapa batang sekaligus, sehingga dapat membentuk tegakan rapat yang menyerupai belukar. Umur rata-rata spesies ini berkisar antara 60 hingga 75 tahun, tetapi dalam kondisi lingkungan yang sangat mendukung dapat mencapai usia sekitar satu abad.[4][5]
Tunas muda berwarna hijau dan sering tampak dilapisi lapisan lilin keputihan, merah muda, atau ungu. Cabangnya halus namun cukup rapuh, serta cenderung mempertahankan warna hijau tanpa segera membentuk kulit kayu pelindung yang mati. Kulit batang pada pohon dewasa berwarna abu-abu pucat atau coklat muda, terbelah menjadi alur lebar, dan memiliki tekstur bersisik.[6]
Berbeda dari sebagian besar spesies tangkira lain yang umumnya memiliki daun sederhana berlekuk seperti telapak tangan, Acer negundo memperlihatkan daun majemuk menyirip dengan tiga hingga tujuh anak daun. Sesekali muncul pula daun tunggal, meskipun secara botanis ini tetap dianggap sebagai daun majemuk dengan satu selebaran. Beberapa spesies lain misalnya Acer griseum, Acer mandshuricum, dan A. cissifolium yang berkerabat dekat, juga memiliki daun trifoliat, tetapi hanya A. negundo yang secara konsisten menghasilkan lebih dari tiga selebaran. Setiap selebaran berukuran sekitar 5–10 cm panjang dan 3–7 cm lebar, dengan tepi yang sedikit bergerigi. Daunnya berwarna hijau muda tembus cahaya, dan berubah menjadi kuning ketika memasuki musim gugur.[7]
Persebaran
Acer negundo merupakan spesies asli yang tersebar luas di Amerika Serikat, terutama di wilayah timur serta di bagian selatan-tengah Kanada, dan jangkauannya meluas hingga mencapai Guatemala di selatan. Meskipun berasal dari Amerika Utara, pohon ini diperlakukan sebagai spesies pengganggu di sejumlah lokasi, termasuk beberapa area di Amerika Serikat Timur Laut, tempat populasinya berkembang dengan sangat cepat.[8]