Abu Sahl Isa bin Yahya Almasihi Aljurjani (bahasa Persia:'ابو سهل عيسى بن يحيى مسيحی گرگانی'code: fa is deprecated , Abu Sahal Isa bin Yahya Masihi Gargani) adalah tabib[1]Persia[2][3] asal Gorgan, daerah di sebelah timur Laut Kaspia, Iran.
Almasihi adalah guru Ibnu Sina, dan penulis risalah ensiklopedis di bidang ilmu pengobatan yang berjudul Seratus Macam Keahlian Pertabiban (bahasa Arab:المائة في الصناعة الطبيعيةcode: ar is deprecated , Almā'ah fis Sanā'ahat Tabi'iyah), salah satu karya sastra Arab tertua di bidang ilmu pengobatan, yang mungkin saja dijadikan pola acuan oleh Ibnu Sina dalam menyusun karya tulisnya, Kaidah Ilmu Pengobatan (bahasa Arab:القانون في الطبcode: ar is deprecated , Alqānun fit Tib).
Almasihi juga menulis banyak risalah lain, seperti risalah mengenai penyakit campak, sampar, denyut nadi, dsb.
Dari namanya dapat diketahui bahwa Almasihi adalah seorang tokoh Kristen berkebangsaan Persia. Walaupun masih banyak perdebatan dikalangan teolog Kristen, mengatakan Isa Al-Masih merupakan sosok yang berbeda dengan Yesus Kristus. Tapi di arab sana Isa Al-Masih itu Yesus Kristus. Karenanya Abu Sahl diberi nama Almasihi
↑Bosworth, C.E. (2000). History of civilizations of Central Asia, Volume IV. Paris: UNESCO Publ. hlm.306. ISBN92-3-103654-8. Dibanding Arāzi, pendahulunya, dan Ibnu Sina, rekan sezamannya yang lebih muda, Almasihi adalah representasi tabib-filsuf dari tradisi keilmuan klasik sekaligus tradisi keilmuan Islam. Dari kacamata sejarah agama, patut diketahui pula bahwa ia berasal dari kalangan umat Kristen Iran, dan teguh berpegang kepada imannya, kendati secara diam-diam.