Wilayah Gorgan telah dihuni oleh manusia sejak sekitar era neolitikum dan zaman tembaga, ditunjukkan dengan adanya sejumlah situs arkeologi terkait seperti Tureng Tepe, Yarim Tepe, dan Shah Tepe. Terdapat lebih dari 50 situs arkeologi serupa yang terdapat di Dataran Gorgan.[1]
Geografi
Gorgan memiliki iklim mediterania subtropis dengan klasifikasi iklim KöppenCsa dengan karakteristik musim panas yang terik dan lembap serta musim dingin yang sejuk dan basah. Wilayah Golestan secara umum memiliki iklim yang sedang dan lembap sehingga dikenal sebagai "iklim Kaspia sedang". Faktor yang mendukung iklim tersebut, khususnya di Gorgan, adalah keberadaan Pegunungan Alborz yang langsung berbatasan dengan bagian selatan Gorgan dan Laut Kaspia yang hanya berjarak 30 kilometer ke arah barat laut kota.[butuh rujukan]
Rerata suhu udara tahunan di wilayah ini mencapai 17,8°C, dengan suhu udara tertinggi tercatat pada 46,2°C dan suhu udara terendah, yang tercatat pada 7 Januari 2008, mencapai −11,8°C.[2] Adapun presipitasi tahunan mencapai 584mm yang biasanya tidak melebihi 700mm atau di bawah 350mm. Tahun 1953 menjadi tahun terkering yang pernah tercatat dengan presipitasi hanya sebesar 182,7mm, sedangkan tahun 1959 menjadi tahun terbasah dengan 1.579mm.[3]
Dataran Gorgan yang memiliki luas 170 kilometer persegi terletak di bagian utara Kota Gorgan. Terdapat Taman Nasional Golestan yang berjarak 150 kilometer ke arah timur Gorgan yang menyimpan sejumlah besar spesies fauna Iran. Di bagian timur laut, 60 kilometer dari kota, terdapat Bendungan Gorgan yang memiliki kapasitas 100 juta kubik meter.[4]
Demografi
Berdasarkan data Sensus 2016, jumlah penduduk Gorgan tercatat sebanyak 350.676 jiwa yang masuk dalam 111.099 kepala keluarga (KK).[5] Jumlah tersebut mengalami peningkatan dari data 2006 (269.226 jiwa dalam 73.702 KK)[6] dan 2011 (329.536 jiwa dalam 98.019 KK).[7]