Untuk mendukung kegiatan bisnisnya, hingga tahun 2022, perusahaan ini memiliki 4 kantor regional dan 27 kantor cabang untuk mengelola 36 pelabuhan penyeberangan yang tersebar di seluruh Indonesia.[3]
Sejarah
Perusahaan ini memulai sejarahnya pada tanggal 27 Maret 1973 dengan nama Proyek Angkutan Sungai, Danau, dan Ferry (PASDF) di bawah naungan Direktorat Lalu Lintas Angkutan Sungai Danau dan Ferry (DLLASDF) pada Direktorat Jenderal Perhubungan Darat. Pada tahun 1980, nama dari PASDF diubah menjadi Proyek Angkutan Sungai Danau dan Penyeberangan (PASDP). PASDP bertugas menyediakan layanan penyeberangan antar pulau, mengelola pelabuhan penyeberangan, serta menjamin keselamatan pada sistem transportasi tersebut.
Pada tahun 1986, PASDP diubah menjadi sebuah perusahaan umum (Perum) dengan nama Perum Angkutan Sungai, Danau, dan Penyeberangan (Perum ASDP).[4] Pada tahun 1992, status dari perusahaan ini diubah menjadi persero dengan nama PT Angkutan Sungai, Danau, dan Penyeberangan (Persero).[5] Pada tahun 2004, perusahaan ini mengubah namanya menjadi seperti sekarang. Pada tahun 2019, melalui Indonesia Ferry Property, perusahaan ini mengadakan joint venture dengan Pembangunan Perumahan untuk mengembangkan infrastruktur Kawasan Marina Labuan Bajo yang merupakan salah satu destinasi pariwisata super prioritas.[3][6]
Pada bulan Maret 2025, pemerintah menyerahkan mayoritas saham perusahaan ini ke Biro Klasifikasi Indonesia, sebagai bagian dari upaya untuk membentuk holding operasional di internal Danantara.[7]
Cabang
ASDP Indonesia Ferry menyediakan jasa penyeberangan pulau di seluruh wilayah Indonesia dengan lebih dari 206 rute. Berikut ini adalah daftar cabang ASDP di seluruh Indonesia.
Berdasarkan data terakhir 6 Agustus 2024, PT. ASDP Indonesia Ferry telah memiliki sebanyak 225 unit armada kapal termasuk armada kapal anak perusahaan PT. Jembatan Nusantara yang tersebar di suluruh wilayah di Indonesia, berikut daftar beberapa nama armada kapal yang dimiliki PT. ASDP Indonesia Ferry yang beroperasi di wilayah pulau Sumatra hingga Papua.[8]