Waspada Potensi Kebakaran Hutan Meningkat, Pemerintah Gencarkan Langkah Pencegahan
Waspada potensi kebakaran hutan meningkat, pemerintah gencarkan langkah pencegahan. Selama periode Juni-Juli 2026, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jawa Tengah (Jateng) mencatat terdapat 37 kasus kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Kenaikan potensi terjadinya kebakaran di tengah fenomena El Nino juga makin besar.
Sebaran Karhutla di 16 Kabupaten/Kota
Kepala BPBD Jateng, Bergas Catursasi Penanggungan, mengungkapkan bahwa kebakaran hutan dan lahan terjadi di 16 kabupaten dan kota. Kasus terbanyak terjadi di Blora dan Sukoharjo. “Karhutla itu hanya di titik-titik tertentu, di 16 kabupaten kota. Paling banyak itu ada di Blora sama Sukoharjo,” terangnya.
Tiga Fakta yang Bikin Kejadian Ini Berbeda
Bergas menambahkan bahwa dari puluhan kasus itu, kebanyakan merupakan kebakaran lahan, yakni ladang tebu. Dia menduga tebu sengaja dibakar untuk mengurangi biaya operasional pascapanen. “Kalau lahan itu lebih cenderung dikarenakan sengaja dibakar, maksudnya yang tebu, ya. Ini rata-rata lahan tebu di mana istilahnya operasional pembersihannya itu lebih murah dibandingkan secara manual dengan manusia,” ungkapnya.
Mengapa Karhutla Meningkat?
Soal kebakaran lahan ilalang, Bergas menduga ada kaitannya dengan El Nino Godzilla. Sebab, ilalang yang bergesekan pada saat panas matahari melanda akan menyebabkan munculnya api. “(Adakah karhutla yang berangkat dari dampak El Nino Godzilla?) Kalau kaitannya dengan ladang ilalang, Iya. ladang ilalang itu satu hamparan rumput tanah begitu yang ada pohon liarnya. Karena kering, dia ada kecenderungan karena panas tergesek-gesek gitu. Ini kan baru dugaan masih dalam Investigasi,” bebernya.
Apa Artinya Ini ke Depan?
Kebakaran hutan dan lahan diprediksi masih akan terus terjadi sepanjang El Nino masih berlangsung. “Prediksi ini setiap seminggu hasil update kami terjadi peningkatan, terjadi peristiwa kebakaran lahan ya. Semoga saja hutannya tidak,” tutur Bergas. Oleh karena itu, BPBD Jateng terus menggencarkan imbauan kepada masyarakat untuk waspada dan tidak membakar lahan.
Jalan Panjang yang Masih Harus Ditempuh
Untuk mengantisipasi terjadinya karhutla, BPBD Jateng mengimbau pemerintah daerah setempat untuk mensosialisasikan kepada warga agar tidak membakar tebu yang telah dipanen. “Ya harapannya ini tidak bisa di BPBD semata ya. Kalau imbauannya kita kepada pemerintah daerah untuk edukasi masyarakat kembali berkaitan dengan pemanenan lahan perkebunan supaya tidak dilakukan pembakaran,” tegasnya. Dengan upaya bersama, diharapkan potensi kebakaran hutan dan lahan dapat diminimalisir.
Disclaimer: This article was automatically rewritten by AI based on source: https://travel.detik.com/travel-news/d-8575877/potensi-kebakaran-hutan-meningkat-langkah-pencegahan-digencarkan, without altering the facts of the original article.