Stok BBM Langka, Warga Medan Antre Berjam-jam di SPBU untuk Mengisi Bahan Bakar

Stok BBM Langka, Warga Medan Antre Berjam-jam di SPBU

Stok BBM langka kembali menghantui warga Medan. Antrean panjang kendaraan terlihat di beberapa Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di Medan, seperti di SPBU Pajak Sore Jalan Jamin Ginting, SPBU Simpang Pos Jalan Jamin Ginting, dan SPBU Lau Chih Jalan Jamin Ginting, Kecamatan Medan Tuntungan. Warga Medan harus rela mengantre berjam-jam untuk mengisi bahan bakar mereka.

Seorang pengendara, Leo Sembiring, mengaku telah mendatangi empat SPBU dan semuanya kehabisan BBM subsidi jenis Pertalite. Ia akhirnya memutuskan beranjak ke SPBU Ngumbang Surbakti. “Sudah empat SPBU saya datangi, yakni SPBU Lau Chih, SPBU Al-Azhar, SPBU Johor, dan SPBU Lapangan Tembak, baru dapat di SPBU Ngumbang Surbakti. Tangki minyak saya juga sudah hampir kosong,” ucap Leo di lokasi.

Apa yang Terjadi?

Leo menceritakan bahwa ia mulai mengantre sejak pukul 18.30 WIB dan hingga pukul 22.30 WIB dirinya masih berada di dalam antrean. Ia mengaku terpaksa bertahan karena harus bekerja keesokan harinya. Kondisi ini juga dialami oleh warga lainnya, yang rela mengantre berjam-jam untuk mendapatkan BBM.

Menurut Gubernur Sumut Bobby Nasution, antrean panjang tersebut sudah terjadi selama dua hari terakhir. Masalah ini disebabkan oleh persoalan distribusi akibat adanya pemecatan massal sopir truk BBM. “Kami sudah berkoordinasi dengan Pertamina dan TNI/Polri. Kami dari TNI/Polri menyiapkan driver,” ujar Bobby, Selasa (14/7).

Mengapa dan Dampak

Pemecatan massal sopir truk BBM menyebabkan terganggunya distribusi BBM ke masyarakat. Hal ini berdampak pada kesulitan warga dalam memperoleh BBM, terutama jenis Pertalite dan Pertamax. Antrean panjang di SPBU menjadi pemandangan sehari-hari, dan warga harus rela mengantre berjam-jam untuk mendapatkan BBM.

Kondisi ini juga berdampak pada aktivitas warga, terutama yang membutuhkan BBM untuk bekerja atau beraktivitas. “Kami minta agar permasalahan internal ini tidak sampai mengganggu aktivitas dan kehidupan masyarakat,” ujar Bobby. Pemerintah daerah bersama aparat akan membantu mengatasi persoalan distribusi tersebut.

Jalan Panjang yang Masih Harus Ditempuh

Pemerintah daerah dan aparat masih harus bekerja keras untuk mengatasi persoalan distribusi BBM. Koordinasi dengan Pertamina dan TNI/Polri terus dilakukan untuk memastikan ketersediaan BBM di masyarakat. Warga Medan masih harus bersabar dan rela mengantre berjam-jam untuk mendapatkan BBM. Namun, dengan upaya pemerintah, diharapkan kondisi ini dapat segera teratasi dan warga dapat memperoleh BBM dengan mudah.

Stok BBM langka masih menjadi masalah yang harus dihadapi oleh warga Medan. Namun, dengan kerja sama antara pemerintah, aparat, dan Pertamina, diharapkan kondisi ini dapat segera teratasi dan warga dapat menjalani aktivitas dengan lancar.

Disclaimer: This article was automatically rewritten by AI based on source: https://news.detik.com/berita/d-8574551/bbm-langka-di-medan-warga-antre-berjam-jam-di-spbu, without altering the facts of the original article.

Tinggalkan Balasan 0

Your email address will not be published. Required fields are marked *