Oknum Guru Pelaku Peneror SDN di Srengseng Sawah Jadi Tersangka, Polisi Ungkap Motif
Oknum Guru Pelaku Peneror SDN di Srengseng Sawah Jadi Tersangka
Polisi telah menetapkan MY, oknum guru yang melakukan aksi teror terhadap SDN Srengseng Sawah 15 Pagi, Jakarta Selatan, sebagai tersangka. MY dijerat dengan Pasal 601 KUHP terkait ancaman teror. Penangkapan ini dilakukan dalam tempo kurang dari 24 jam setelah aksi teror tersebut.
Polisi telah memastikan bahwa pelaku ancaman bom di SDN Srengseng Sawah 15 Pagi, Jakarta Selatan, telah ditangkap dan dijadikan tersangka. Kapolsek Jagakarsa, Kompol Nurma Dewi, mengungkapkan bahwa pelaku mengirimkan pesan ancaman bom melalui WhatsApp kepada guru-guru di sekolah tersebut pada Senin (13/7) pagi, saat para siswa sedang bersiap melaksanakan upacara. Dalam pesan tersebut, pelaku mengklaim telah menempatkan bom di 11 titik di sekolah.
Momen Penentu di Menit Akhir
Pelaku mengirimkan pesan ancaman bom melalui WhatsApp kepada guru-guru di sekolah tersebut pada Senin (13/7) pagi, saat para siswa sedang bersiap melaksanakan upacara. “Laporannya 07.30 WIB, tapi memang di-WA itu orang lagi pada upacara. Sudah upacara baru lihat WA-nya kita langsung datang semuanya Camat, Lurah,” kata Kompol Nurma Dewi.
Ancaman bom tersebut menimbulkan kepanikan murid dan para orang tua di hari pertama masuk sekolah. Kegiatan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) langsung dibubarkan. “Sudah dibubarkan, kita sudah koordinasi dengan semua pihak,” ujar Nurma.
Tiga Fakta yang Bikin Kejadian Ini Berbeda
Berikut adalah tiga fakta yang membuat kejadian ini berbeda:
1. Pelaku merupakan orang tua dari salah satu siswa di SD tersebut.
2. Polisi berhasil menangkap pelaku dalam tempo kurang dari 24 jam.
3. Pelaku dijerat dengan Pasal 601 KUHP terkait ancaman teror.
Apa Artinya Ini ke Depan?
Kepala Sekolah (Kepsek) SDN Srengseng Sawah 15 Pagi Kamtono memastikan kondisi sekolah kembali aman. Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) di SDN Srengseng Sawah 15 Pagi, Jakarta Selatan, sudah kembali berjalan normal pascateror bom. “Ya, dari hari ini MPLS hari kedua berjalan dengan lancar. Teman-teman tadi sudah melihat kita mengadakan senam bareng, kemudian alhamdulillah didatangi ya Bapak Menteri Pendidikan, Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah ya,” kata Kamtono.
Jalan Panjang yang Masih Harus Ditempuh
Polisi masih mendalami pengakuan pelaku yang mengaku iseng saat mengirimkan ancaman teror itu. Selain itu, pelaku juga mengaku terlilit utang pinjaman online (pinjol). Namun, polisi masih menginvestigasi motif di balik aksi teror tersebut.
Disclaimer: This article was automatically rewritten by AI based on source: https://news.detik.com/berita/d-8574535/dalih-iseng-berujung-tersangka-bagi-peneror-sdn-di-srengseng-sawah, without altering the facts of the original article.