Yuan Longping (Hanzi:袁隆平; 7 September 1930–22 Mei 2021) adalah seorang agronom Tiongkok, anggota Akademi Teknik Tiongkok, yang dikenal karena mengembangkan varietas padi hibrida pertama pada tahun 1970-an.
Padihibrida telah ditanam di banyak negara di Afrika, Amerika, dan Asia — menyediakan sumber makanan yang kuat di daerah dengan risiko kelaparan yang tinggi. Atas kontribusinya, Yuan selalu disebut sebagai "Bapak Padi Hibrida" oleh media Tiongkok.[1][2]
Berbeda dengan jagung hibrida, pembuatan padi hibrida merupakan tantangan tersendiri karena padi bersifat menyerbuk sendiri dan bunganya sempurna. Pembuatan kultivar hibrida memerlukan persilangan untuk menghasilkan benih. Dengan demikian teknologi mandul jantan mutlak diperlukan untuk menekan biaya persilangan dengan tangan (manual). Yuan menemukan perilaku mandul jantan yang terpengaruh suhu (dikenal sebagai TMS, thermic male sterility) pada beberapa galur yang dikembangkannya. Dengan mengembangkan material ini, ia dapat melakukan komersialisasi padi hibrida.
Pada awal abad ke-21, 90% padi yang ditanam di Tiongkok menggunakan kultivar hibrida. Kultivar rakitannya, disebut "Super Rice", menghasilkan 30% lebih tinggi daripada padi galur biasa.
Yuan Longping mendapat banyak penghargaan nasional maupun internasional. Di antaranya adalah