Yanuarius You ditahbiskan Imam Diosesan Keuskupan Jayapura di Gereja Kristus Sahabat Kita Nabire pada hari Minggu, 16 Juni 1991. You menghabiskan masa mudanya sebagai mahasiswa STFT Fajar Timur hingga tahun 1987. You kemudian menjalani masa spiritual dan pendidikan lanjutannya di SeminariPineleng.[2][5]
Sesudah ditahbiskan sebagai imam, You kemudian diterima sebagai mahasiswa jenjang pendidikan Master di Fakultas Psikologi di Universitas Gadjah Mada di tahun 2007.[2] You kemudian meraih gelar masternya di tahun 2010 setelah berhasil mempertahankan tesis kuantitatifnya mengenai "efektivitas pendidikan seksualitas untuk meningkatkan kontrol diri terhadap perilaku seks remaja seminari" di bawah bimbingan Maria Goretti Adiyanti.[6]
You diberi gelar sebagai Doktor Antropologi di Universitas Cendrawasih pada tahun 2020.[2] Sebelum mendapatkan gelar sebagai Doktor Antropologi, You meneliti tentang feminisme dan budaya laki-laki Suku Dani yang ada di Wamena sejak tahun 2018.[7] You kemudian mempertahankan disertasi doktoralnya di hadapan Marlina Flassy sebagai dosen penguji pada tanggal 27 Februari 2019 dengan predikat yang sangat memuaskan.[8]
Pastoral
Sesudah ditahbiskan sebagai imam, You menjadi imam di paroki Yiwika sebelum menjadi pastor paroki Arso dan pastor Paroki Katedral Kristus Raja Jayapura Utara di tahun 2002.
Uskup Jayapura
Pada 29 Oktober 2022, Paus Fransiskus secara resmi menunjuk Yanuarius Theofilus Matopai You sebagai uskup bagi Keuskupan Jayapura. Ia menggantikan Uskup Leo Laba Ladjar, O.F.M. Pengumuman pengangkatan ini disampaikan oleh Uskup Leo dalam sebuah ibadat di Katedral Jayapura. Pengangkatan Mgr You menjadi satu tonggak sejarah, karena You adalah Orang Asli Papua pertama yang menjadi Uskup Jayapura.
Setelah pengumuman, dalam wawancara dan pernyataannya, Mgr You menyatakan bahwa salah satu misi utamanya adalah memperjuangkan perdamaian di Papua. Umat Katolik Papua pada umumnya yang menyambut pengumuman tersebut dengan sukacita mendalam sebagai bukti harapan lama umat asli Papua terjawab.
Tahbisan episkopal Mgr You dilaksanakan pada 2 Februari 2023 di Gereja Katedral Kristus Raja, Jayapura. Tahbisan tersebut dipimpin oleh Nunsius Apostolik untuk IndonesiaPiero Pioppo. Acara tahbisan dihadiri oleh 33 uskup dari berbagai keuskupan di Indonesia serta sekitar 2.500 umat. Dalam prosesi masuk ke katedral, Mgr You dan rombongan uskup disambut dengan tarian adat Suku Mee dan Suku Ngalum, yang melambangkan persatuan iman dan budaya Papua.
Sesudah tahbisan, Mgr You menyerukan dialog dan rekonsiliasi, mengajak umat Katolik di Papua untuk hidup dalam damai dan menghentikan kekerasan melalui rekonsiliasi.
Kehidupan pribadi
Yanuarius You merupakan putera dari Rosalina Tatogo[9] dan Lukas You, yang merupakan pasangan berdarah suku Mee. Keduanya merupakan penganut Katolik.[2] Lukas You merupakan guru Sekolah Dasar Yayasan Pendidikan dan Persekolahan Katolik (YPPK) Don Bosco di Uwebutu sebagai seorang tamatan Sekolah Guru Bawah (SGB).[10] Yanuarius You merupakan anak kedua dari sembilan bersaudara.[10] Adapun adik daripada You, yakni Auxilius dan Yohanes, pernah menjadi Sekretaris Daerah Mimika dan Wakil Bupati Paniai.[10]
Keinginan untuk menjadi seorang pastor sudah Ia utarakan sejak masih TK.[11] Keinginan tersebut pernah ditentang oleh pamannya, yakni Maximus Tatogo.[12]
Publikasi
You, Yanuarius Teofilus Matopai (2019), Model Laki-Laki baru Masyarakat Hubula Suku Dani Profeminis dan Egalitarian: Perspektif Gender Masyarakat Hubula Suku Dani Era Modern di Lembah Baliem Wamena Kabupaten Jayawijaya Provinsi Papua, Babakan Ciparay, Bandung: Nusa Media
You, Yanuarius Teofilus Matopai (2021), Akulturasi Budaya Masyarakat Hubula Suku Dani: Model Laki-Laki baru Masyarakat Hubula Suku Dani, Babakan Ciparay, Bandung: Nusa Media
You, Yanuarius Teofilus Matopai (Mei 2021), Gender, Feminisme dan Fungsionalisme Struktural: Model Laki-Laki baru Masyarakat Hubula Suku Dani, Babakan Ciparay, Bandung: Nusa Media
You, Yanuarius Teofilus Matopai (2021), Tantangan Menuju Kesetaraan Gender: Model Laki-Laki baru Masyarakat Hubula Suku Dani, Babakan Ciparay, Bandung: Nusa Media