Walet pohon (Tachycineta bicolor) adalah sebuah spesies burung migran dalam famili Hirundinidae. Ditemukan di benua Amerika, spesies ini pertama kali dideskripsikan oleh seorang ornitolog Prancis, Louis Vieillot, pada 1807 sebagai Hirundo bicolor.[2] Setelahnya, spesies tersebut dipindahkan ke genusnya sekarang, Tachycineta,[3] dengan penempatan taksonomis didalamnya yang diperdebatkan. Punggung burung ini hijau-kelabu metalik, dengan pengecualian sayap dan ekornya yang hitam. Perutnya putih,[4] paruhnya hitam, matanya cokelat gelap, sementara kakinya cokelat pucat.[5] Betina biasanya lebih pucat secara daripada jantan. Betina berumur satu tahun memiliki perut yang sebagian besar cokelat, dengan beberapa bulu biru. Anakan memiliki perut cokelat dan dada cokelat kekelabuan pucat. Walet pohon berkembang biak di Amerika Serikat dan Kanada, dan bermusim dingin di sepanjang pesisir selatan AS, Pantai Teluk, hingga Panama dan pesisir barat laut Amerika Selatan, serta di Hindia Barat.[4]
Sejenis burung insektivor aerial, walet pohon mencari makan baik sendirian maupun dalam kelompok, sebagian besar memakan serangga, juga moluska, laba-laba dan buah-buahan.[4] Anakannya, seperti individu dewasa, sebagian besar memakan serangga, yang diberikan kepada anakan oleh kedua induknya. Walet ini rentan terhadap parasit, tetapi anakannya kebal. Pengaruh dari penyakit dapat meningkat seiring bertambahnya usia walet pohon, karena beberapa fungsi sistem imunnya menurun seiring bertambahnya usia. Karena sebarannya yang besar dan populasinya yang stabil, burung ini dianggap sebagai spesies risiko rendah oleh IUCN. Walet pohon terkena imbas dari aktivitas manusia, seperti pembalakan hutan; asidifikasi danau dapat memaksa pasangan kawin walet pohon untuk terbang lebih jauh untuk mencari makanan kaya akan kalsium untuk anakan mereka.[6]
↑Turner, Angela (2010). A Handbook to the Swallows and Martins of the World. London: A & C Black. hlm.97–100. ISBN978-1-4081-3172-5.
↑St. Louis, Vincent L.; Breebaart, Loes (1991). "Calcium supplements in the diet of nestling tree swallows near acid sensitive lakes". The Condor. 93 (2): 286–294. doi:10.2307/1368944. ISSN0010-5422. JSTOR1368944. S2CID87271779.