Universal Music Indonesia (sebelumnya bernama Suara Sentral Sejati dan PolyGram Indonesia) adalah perusahaan rekaman yang berbasis dan berdomisili di Jakarta, Indonesia yang berdiri pada tahun 1987. Perusahaan ini merupakan cabang dari Universal Music Group. Perusahaan ini telah menghasilkan beberapa penyanyi sukses di kancah musik seluruh Indonesia maupun negara-negara Asia Tenggara lainnya seperti Marion Jola, Lyodra, Tiara Andini, Ziva Magnolya, dan Keisya Levronka.
[1]
Saat ini perartisan yang dinaungi oleh Universal Music Indonesia lebih cenderung mengarah ke nama-nama yang bernaung di Star Media Nusantara yang notabene adalah alumni Indonesian Idol, terhitung sejak 2012. Sebelumnya, perusahaan rekaman ini pernah menaungi beberapa artis yang digemari generasi remaja dengan segmentasi menengah ke atas, seperti RAN, Gruvi, HiVi! ataupun Ecoutez. Namun di tengah melambungnya alumni Indonesian Idol di label ini, Universal tetap mempertahankan grup musik pop rock alternatif Samsons (dari mulai era Bams, Aria Dinata hingga Adrian Martadinata sebagai vokalis) sebagai salah satu artis utamanya (flagship) yang dinaunginya, dikarenakan artis inilah yang membawa nama besar dari label ini sendiri.
Sebelum bertransformasi sebagai label spesialis musik pop dan R&B, di awal berdirinya pada tahun 1998, Universal Music Indonesia juga pernah mengalami peruntungan dalam menaungi artis-artis yang terkenal pada masa kejayaan rok alternatif mewarnai industri musik tanah air seperti Funky Kopral, Radja (dalam album Lepas Masa Lalu (2001)) hingga Seventeen (2003-2005).