Ular segitiga-merah adalah spesies Natricinae yang terdapat di India hingga kepulauan Nusantara. Dinamakan "ular segitiga-merah" karena ular ini memiliki motif-motif berbentuk segitiga berwarna merah di sisi badannya. Nama umumnya dalam bahasa Inggris adalah Triangle keelback.
Morfologi
Panjang tubuh ular segitiga-merah mencapai 1.2 meter. Tubuh bagian atas berwarna cokelat-kelabu atau zaitun, dan dihiasi dengan deretan motif "segitiga" berwarna kemerahan [1] dan "segitiga terbalik" berwarna kehitaman yang berselang-seling di sepanjang sisi badannya. Semakin ke ekor, warna kemerahan pada sisi badannya semakin memudar. Bagian bawah tubuh berwarna keputihan dengan sedikit garis-garis berwarna kehitaman.
Sisik-sisik dorsal (tubuh bagian atas) tersusun sebanyak 19 baris dan berlunas, kecuali satu atau dua deret paling bawah. Sisik ventral (bagian bawah tubuh) sebanyak 134-151 buah. Sisik subkaudal di bagian bawah ekor sebanyak 86-97 pasang, serta sisik anal (penutup anus) berpasangan. Sisik-sisik labial (bibir) sebanyak 9 buah. Sisik anterior temporal sebanyak 2 buah di kedua sisi kepala. Kedua lubang hidungnya mengarah ke atas seperti halnya jenis ular air lainnya.
Ular segitiga-merah menghuni hutan hujan lembap di dataran rendah hingga ketinggian 1400 meter DPL. Ular ini berkelana pada siang hari dan sering ditemukan di dekat perairan seperti sungai, rawa-rawa, kolam, atau persawahan.[1] Seperti jenis Natricinae lainnya, ular ini merupakan perenang yang andal. Makanan utamanya adalah katak, ikan, dan kadal.
Ular segitiga-merah berkembangbiak dengan bertelur. Jumlah telur yang dihasilkan sebanyak 5 sampai 8 butir.
Friedrich Boie 1827 Bemerkungen über Merrem's Versuch eines Systems der Amphibien, 1. Lieferung: Ophidier. Isis van Oken, Jena, 20: 508-566.
David, P. & G. Vogel. 1997. The Snakes of Sumatra. An annotated checklist and key with natural history notes. Edition Chimaira. Frankfurt. ISBN 3-930612-08-9.
Stuebing, R.B. & R.F. Inger. 1999. A Field Guide to The Snakes of Borneo. Natural History Publications (Borneo). Kota Kinabalu. ISBN 983-812-031-6.
Tweedie, M.W.F. 1983. The Snakes of Malaya. The Singapore National Printers. Singapore
12Musthofa, Imam; Ali, Raafi Nur; Pamungkas, Kuncoro Tri (2021). Panduan Lapangan Herpetofauna (Amfibi & Reptil) di Kawasan Ekowisata Desa Jatimulyo. Yogyakarta: Masa Kini. hlm.91. ISBN978-623-96813-1-9. Pemeliharaan CS1: Status URL (link)