Trisandya atau Puja Trisandya (dari Sanskrit त्रिसन्ध्या पूज, Trisandhyā Puja, "doa tiga malam") adalah mantram dalam agama Hindu khususnya bagi umat hindu di Bali dan umat Hindu di Indonesia pada umumnya. Mantram Trisandya dilaksanakan untuk persembahyangan 3 (tiga) kali sehari yaitu pagi siang dan sore hari. Bait pertama dari trisandya adalah berasal dari Gayatri Mantram yang tertuang dari Veda.[1][2]
Mantram Puja Trisandya
Bait I
Bagian pertama mantra ini diturunkan dari Gayatri Mantra.
Oṁ, Oṁ, Oṁ
Bhūr bhuvaḥ svaḥ
Tat savitur vareṇyaṃ
Bhargo devasya dhīmahi
Dhiyo yo naḥ pracodayāt
OM adalah Bumi, Langit, dan Surga.
Mari kita bermeditasi pada cahaya Matahari
dan semoga pikiran kita menjadi
terinspirasi oleh cahaya ilahi itu.
Bait II
Oṁ Nārāyaṇa evedaṁ Sarvām
Yad bhūtaṁ yac ca bhavyam
Niṣkalaṅko nirañjano nirvikalpo
Nirākhyātaḥ śudho deva eko
Nārāyaṇaḥ na dvitīyo asti kaścit
OM, saya penuh dengan dosa, tindakan saya penuh dosa,
Saya sendiri berdosa, dan kelahiran saya berdosa,
selamatkan aku, O Lotus bermata satu,
bersihkan tubuh dan pikiran saya.