Tisuru (Garcinia lanceifolia) adalah tumbuhan obat hijau abadi yang mempunyai buah yang dapat dikonsumsi yang berhabitat asli di Asia, India, Bangladesh, dan Myanmar. Tumbuhan ini telah dimanfaatkan oleh berbagai suku-suku di seluruh India Timur Laut untuk pengobatan disentri, dispepsia, penyakit empedu dan lain-lain. Tisuru juga digunakan sebagai acar dalam berbagai kuliner di sana.[1]
Di wilayah India Timur Laut tisuru dikenal dengan berbagai nama, diantaranya; 'Rupohi Thekera' (ৰূপহী থেকেৰা) atau 'Kon Thekera' (কণ- থেকেৰা) bahasa Assam, Pelh bahasa Mizo, Thisuru bahasa Garo, dan Dieng-soh-jadu dalam bahasa Khasi juga bahasa Khanada.[1][1]
Etimologi
Kata "Tisuru" berasal dari bahasa Garo "Thisuru" yang merujuk pada nama tumbuhan ini.[2]