Pasca kemerdekaan, tepatnya pada 15 Oktober 1945, di Bogor dibentuk pasukan militer yang menjadi cikal bakal dari berdirinya Korem Bogor. Yaitu BKR resimen II yang membawahi 4 batalion, yaitu:[2]
Batalion I Depok (Teritori Depok, Parung, Bojonggede, Rumpin, Semplak hingga Tenjo);
Batalion II Leuwiliang (Teritori Leuwiliang, Ciampea, Jasinga, Cigudeg hingga Sukajaya)
Batalion III Jonggol (Teritori Jonggol, Cileungsi, Gunung Putri, Citeureup, Cibinong, Cibarusah, Serangbaru hingga Pangkalan)
Batalion IV Bogor (Teritori Bogor, Kedunghalang, Ciomas, Ciawi, Cisarua, hingga Cigombong)
Baru pada tanggal 1 September1949 secara resmi Korem 061/Suryakancana berdiri, yang memiliki motto "Wawanen Jeung Wiwaha, Caringcing Bari Waspada" (bahasa Indonesia: Keberanian dengan perhitungan, siap sedia sambil tidak lengah). Pada tahun 1994, Korem ini mendapatkan gelar sebagai Korem terbaik di Indonesia, saat Komandan Korem dijabat oleh Kolonel Inf. Sutiyoso.
Satuan
Korem 061/Suryakancana merupakan satuan di bawah Kodam III/Siliwangi yang memiliki pembagian wilayah, diantaranya adalah:
Sejak berdiri sampai dengan sekarang, Komandan Korem (Danrem) sudah memasuki pejabat yang ke-51 di mana saat ini dijabat oleh Brigjen TNI Thomas Rajunio dan Kepala Staf Korem 061 Suryakancana Kol. Inf. Yudi Ruskandar. Sejak berdirinya Korem 061/Suryakancana para Perwira yang dipercaya menjabat Komandan sebagai berikut: