Temu hitam (Curcuma aeruginosaRoxb.) adalah sejenis tumbuhanan yang rimpangnya dimanfaatkan sebagai campuran obat/jamu. Temu hitam dikenal pula sebagai temu erang, temu ireng, atau temu lotong.
Manfaat
Temu hitam (Curcuma aeruginosa) adalah salah satu tanaman TOGA yang cukup populer karena khasiatnya untuk kesehatan.
Manfaat Temu Hitam:
Menambah nafsu makan, Sering digunakan untuk anak-anak atau orang yang sedang kurang selera makan.
Melancarkan pencernaan, Membantu mengatasi perut kembung, masuk angin, dan gangguan lambung ringan.
Mengatasi cacingan, Bersifat alami sebagai obat cacing, terutama untuk anak-anak.
Meningkatkan daya tahan tubuh, Kandungan antioksidannya membantu menjaga imunitas.
Mengurangi nyeri dan peradangan, Memiliki sifat antiinflamasi untuk meredakan pegal atau nyeri ringan.
Menjaga kesehatan kulit, Kadang digunakan untuk membantu mengatasi gatal atau iritasi ringan.
Membantu mengatasi batuk dan pilek, Digunakan dalam ramuan tradisional untuk meredakan gejala flu.
Deskripsi
Temu hitam adalah terna yang tingginya dapat mencapai 2 m. Batangnya semu, dan tersusun atas kumpulan pelepah daun[2] yang basah dan berwarna hijau. Daunnya berwarna merah lembayung-kecoklatan yang berwarna lebih gelap pada sepanjang tulang daunnya.[3]Daunnya tunggal, panjang, dan terdiri atas 2-9 helai. Helaiannya berbentuk bundar memanjang sampai lanset, ujung dan pangkalnya runcing, berwarna hijau tua pada kiri-kanan tulang daun. Panjang daun 31–84cm, dengan lebar 10–18cm.[2]
Sastrapradja, Setijati; Soetjipto, Niniek Woelijarni; Danimihardja, Sarkat; Soejono, Rukmini (1981). Proyek Penelitian Potensi Sumber Daya Ekonomi:Ubi-Ubian. Vol.7. Jakarta: LIPI bekerja sama dengan Balai Pustaka. OCLC66246398.
Dalimartha, Setiawan (2007). Atlas Tumbuhan Obat Indonesia. Vol.3. Depok: Puspa Swara. ISBN979-3235-73-X.