Nama teledu sigung ini diambil karena kemiripannya dengan teledu lain dan karena cairan berbau busuk yang mereka keluarkan dari kelenjar dubur untuk membela diri (yang lebih kuat pada spesies Sunda).
Teledu sigung secara tradisional dianggap berkerabat dengan teledu Eurasia di subfamiliMelinae dari keluarga musang karnivora ( Mustelidae ), tetapi analisis DNA terbaru menunjukkan bahwa mereka memiliki nenek moyang yang sama dengan sigung, sehingga para ahli kini menempatkan mereka di sigung. famili [2] ( Mephitidae, yang merupakan kelompok saudara dari klade yang terdiri dari Mustelidae dan Procyonidae, dengan panda merah juga termasuk dalam salah satu klade saudara [3] ). Kedua spesies yang ada cukup berbeda satu sama lain sehingga teledu sigung Palawan terkadang diklasifikasikan dalam genusnya sendiri, Suillotaxus.[4]
↑Law, C. J.; Slater, G. J.; Mehta, R. S. (2018-01-01). "Lineage Diversity and Size Disparity in Musteloidea: Testing Patterns of Adaptive Radiation Using Molecular and Fossil-Based Methods". Systematic Biology. 67 (1): 127–144. doi:10.1093/sysbio/syx047. PMID28472434.