Tan lahir di Malaka pada 21 Mei 1916 sebagai putra tunggal dari negarawan Malaysia dan pendiri Asosiasi Tionghoa MalayaTan Cheng Lock. Meskipun berdarah Peranakan, ia tak dapat berbicara dalam bahasa Mandarin. Ia dididik di Malacca High School dan kemudian belajar di Raffles College, Singapura. Tan juga merupakan sepupu dari Goh Keng Swee, yang kemudian menjadi arsitek penting pembangunan ekonomi Singapura dan bertugas dalam banyak peran kementerian penting. termasuk Menteri Keuangan dan Menteri Pertahanan. Disamping hubungan keluarga mereka, Tan dan Goh menjadi lawan politik pada masa penggabungan Singapura dan kemudian pemisahan dari Malaysia.[1]
Pada 1935, ia jatuh sakit dan didiagnosis mengidap tuberkulosis. Ia sepenuhnya sembuh usai operasi di Swiss untuk pengobatan. Tiga tahun kemudian, ia pindah untuk pendidikan tingginya dalam bidang hukum di Inggris. Ia tak pernah merampungkan pendidikan hukumnya. Khawatir akan perang di Eropa, pada Juli 1939, ayahnya memintanya dan dua saudarinya untuk meninggalkan London dan pulang ke Malaka. Pada 1 September 1939, Adolf Hitler menginvasi Poland, sebuah peristiwa yang menandai permulaan Perang Dunia II. Karena alasan tersebut, ia hanya belajar selama setahun dalam bidang hukum. Ia pulang dari London untuk mengambil alih bisnis penanaman keluarganya pada tahun tersebut.[2]
Referensi
↑"Archived copy"(PDF). Diarsipkan dari asli(PDF) tanggal 2011-07-17. Diakses tanggal 2011-02-20. Pemeliharaan CS1: Salinan terarsip sebagai judul (link)
↑Choo, Tan Siok (30 September 2020). "Homepage". Malaysia Chronicle.
Pioners FFPAM (Federation of Family Planning Associations, Malaysia) website, accessed 20 August 2005.