kampung-kampung di wilayah adat suku Sebyar secara adminstratif pemerintahan terdiri dari enam distrik, yaitu distrik Aranday, Yakora, Tomu, Weriagar, Kamundan, dan Taroi. Suku Sebyar terbagi menjadi dua sub-suku, yakni suku Kembaran dan Damband.[4]
Kepercayaan
Masyarakat suku Sebyar umumnya memeluk agama Islam. Islam disebarkan oleh Sultan Tidore kepada masyarakat di sekitar wilayah Teluk Bintuni pada abad ke-15.
Marga
Sistem keturunan diwariskan secara patrilineal melalui penyematan nama marga (fam) di wilayah suku Sebyar yang terdiri dari beberapa marga, yaitu Kutanggas, Hindom, Braweri, Bauw, Solowat, Kokop, Kinder, Inai, Tonoy, Patiran, Kambori, Manini, Kosepa, kamisopa, dan Imbimbong.
Masyarakat suku Sebyar menggunakan sistem keturunan patrilineal ini dengan perkawinan melalui pemberian mahar, baik secara tunai maupun melalui pembayaran secara kredit.
12Hidayah, Zulyani (April 2015). Ensikopedia Suku Bangsa di Indonesia. Jakarta: Yayasan Pustaka Obor Indonesia. hlm.31–32. ISBN978-979-461-929-2. Pemeliharaan CS1: Tahun (link)