Jalur ini tetap beroperasi setelah masa-masa kemerdekaan, tetapi hanya difokuskan untuk pengangkutan penumpang. Namun karena jalur kereta api yang ekstrem, prasarana dan sarana yang tua, dan persaingan dengan mobil pribadi dan angkutan umum menyebabkan jalur ini terus berkurang okupansinya. Jalur ke Payakumbuh ditutup pada tahun 1973. Dengan ditutupnya jalur menuju Stasiun Bukittinggi pada tahun 1986, berakhirlah riwayat jalur Stasiun Padang Panjang–Stasiun Payakumbuh.[4]
Kondisi Saat Ini
Kini, bangunan dari stasiun ini telah tertempel oleh bangunan-bangunan baru disekitarnya, sehingga bangunan stasiun sudah tidak dapat teramati dengan jelas lagi dari luar. Namun kondisi dalam bangunan stasiun ini masih terawat dan tanpa perubahan kondisi yang signifikan sama sekali. Alat-alat di sekitar stasiun berupa sinyal muka stasiun dan Pancur air juga masih ada. Stasiun ini juga sudah dipasang papan nama stasiun versi terbaru tahun 2020.
Pada sekitar tahun 2010an hingga 2021, bagian stasiun ini menjadi rumah produksi usaha Kerupuk Merah. Dan pada penghujung tahun 2023, sebuah pub Biliar dibuka di salah satu bagian daripada stasiun ini.
Referensi
↑Subdit Jalan Rel dan Jembatan (2004). Buku Jarak Antarstasiun dan Perhentian. Bandung: PT Kereta Api (Persero).