Pada 28-29 Agustus 2025, terjadi kerusuhan demonstrasi di depan Markas Komando Brigade Mobil (Mako Brimob) Polda Metro Jaya di Kwitang. Massa yang tidak terkendali menebar kerusuhan hingga Simpang Lima Senen kemudian merusak fasilitas Stasiun Bendungan Hilir, massa memecahkan kaca-kaca stasiun, perusakan pun membuat kaca stasiun pecah dan membuat stasiun tidak dapat digunakan hingga prasarana selesai diperbaiki. Begitu pula dengan Stasiun Istora Mandiri, kaca-kaca pecah dan stasiun tidak dapat digunakan. Bersamaan pula dengan insiden ini, seluruh layanan Transjakarta dan MRT Jakarta juga sempat tidak beroperasi hingga situasi kembali kondusif.