Stasiun ini berada pada lereng penentu 10‰ serta memiliki tiga jalur kereta api dengan jalur 2 merupakan sepur lurus ditambah satu sepur badug. Sekitar 500 m dari batas berhenti sisi barat stasiun ini (atau 600 m dari bangunan stasiun) terdapat jembatan Ci Tanduy.[3]
Saat ini stasiun ini hanya melayani persilangan dan penyusulan antarkereta api saja, bukan untuk menaikturunkan penumpang.
Insiden
Pada tanggal 15 Oktober 1952, kereta api dengan nomor KA 8305 yang tengah berhenti di Stasiun Karangpucung dihadang gerombolan bersenjata 40 orang. Gerombolan itu merampas uang kas dari brankas stasiun sebesar Rp60,20, serta barang-barang milik penumpang. Gerombolan itu diyakini terafiliasi dengan DI/TII.[4]