UTARKI didirikan dengan nama Sekolah Tinggi Ilmu Komunikasi dan Sekretari Tarakanita (STARKI). STARKI sendiri telah berdiri sejak 1968. Transformasi STARKI menjadi UTARKI diresmikan pada 22 Oktober 2025. Peresmian tersebut turut dihadiri Wakil Gubernur DKI JakartaRano Karno. Peresmian juga ditandai dengan Perayaan Ekaristi yang dipimpin oleh Uskup BandungAntonius Subianto Bunjamin, O.S.C. yang juga menjabat sebagai Ketua Konferensi Waligereja Indonesia.[2]
Stasi
Kampus Universitas Tarakanita menjadi lokasi peribadatan Umat Katolik yang berdomisili di sekitar UTARKI, dan membentuk sebuah stasi yang disebut sebagai Stasi Pondok Kelapa. Secara parokial, Stasi Pondok Kelapa termasuk ke dalam wilayah Paroki Duren Sawit dalam naungan yurisdiksi gerejawi Keuskupan Agung Jakarta. Sebuah aula di STARKI dijadikan lokasi peribadatan bagi umat Katolik setiap pekan pertama dan pekan ketiga setiap bulannya. Lokasi peribadatan ini didedikasikan kepada gelar Bunda Maria, Maria Bintang Samudera.