Rumpun bahasa ini dituturkan tidak lebih dari 10.000 penutur secara keseluruhan. Bahasa tersebut dianggap terancam punah karena gangguan sosial di kawasan tersebut dan kedominanan bahasa Melayu.[2]
Rujukan
↑Hammarström, Harald; Forkel, Robert; Haspelmath, Martin, ed. (2023). "Asli Selatan". Glottolog 4.8. Jena, Jerman: Max Planck Institute for the Science of Human History. ; ;