Rubus spectabilis var. franciscanus (Rydb.) J.T.Howell
Rubus spectabilis var. menziesii (Hook.) S.Watson
Rubus stenopetalus Cham.
Rubus spectabilis atau dikenal juga dalam bahasa Inggris sebagai salmonberry, merupakan spesies semak kesusur dalam keluarga Rosaceae yang berasal dari pesisir barat Amerika Utara, mulai dari wilayah Alaska bagian tengah hingga California, dan meluas ke pedalaman sampai Idaho. Seperti banyak anggota lain dari genus Rubus, tanaman ini menghasilkan buah yang dapat dimakan, umumnya berwarna kuning-oranye hingga merah, dengan bentuk yang mirip buah lembutung.[2][3][4]
Deskripsi
Rubus spectabilis adalah semak rimpang gugur yang dapat mencapai tinggi sekitar 1–4 meter dan menyebar hingga sekitar 9 meter, dengan pertumbuhan tahunan sedang. Sekitar sepertiga biomassa tanaman berada di bawah tanah. Batangnya berupa kayu abadi yang dipenuhi duri halus, terutama pada tunas muda, dengan warna coklat keemasan atau kekuningan dan tumbuh tegak atau melengkung, membentuk rumpun seperti banyak spesies Rubus berduri lainnya. Daunnya tersusun selang-seling, trifoliat, berukuran 7–22 sentimeter, biasanya berbentuk bulat telur, dengan selebaran tengah yang lebih besar dari dua selebaran samping. Tepi daun bergerigi ganda, permukaan atasnya halus hingga sedikit berbulu, sedangkan bagian bawah lebih pucat dan berbulu. Menjelang akhir musim gugur, daunnya gugur dan tanaman memasuki masa dormansi selama musim dingin.[5][6] Bunganya berdiameter sekitar 2–3 sentimeter, terdiri atas lima sepal berbulu dan lima kelopak merah muda keunguan yang mengelilingi banyak benang sari; bunga muncul antara April dan Juli, baik tunggal maupun berpasangan atau bertiga. Bunga bersifat biseksual dengan banyak benang sari serta putik yang memiliki ovarium superior. Produksi buah sangat dipengaruhi kondisi lingkungan, tetapi rata-rata dapat terbentuk sekitar 30 buah per area 3 meter persegi, masing-masing berisi 17–65 biji. Pertumbuhan baru terutama berkembang dari tunas pada rimpang, tunggul, dan mahkota akar. Tanaman ini tidak dapat melakukan penyerbukan sendiri, sehingga bergantung pada serangga, burung kolibri, dan kumbang sebagai penyerbuk.[7][8]
Persebaran
Tanaman ini umumnya tumbuh di kawasan pesisir dengan tanah yang kaya nitrogen, terutama di hutan lembap hingga basah serta sepanjang aliran sungai. Kelimpahannya meningkat di wilayah yang memiliki curah hujan tinggi, namun menurun pada daerah berketinggian besar atau yang memiliki kondisi lebih kontinental. Secara ekologis, spesies ini dikenal cepat menyebar, membutuhkan ruang luas, dan sering mendominasi serta berkembang pesat pada tahap awal komunitas seral. Populasinya cenderung menyusut ketika kanopi hutan mulai menutup, dan dinamika pertumbuhannya juga dapat dipengaruhi oleh faktor seperti luas basal vegetasi lain, gangguan habitat, dan kepadatan populasi. Di area terbuka, tanaman ini kerap membentuk semak lebat dan sering dijumpai bersama tegakan alder merah (Alnus rubra), pakis wanita (Athyrium filix-femina), kubis sigung barat (Lysichiton americanus), klub iblis (Oplopanax horridus), bidal (Rubus parviflorus), serta Tiarella trifoliata yang berdaun tiga.[8][9]