Rosella timur[2] (Platycercus eximius) adalah sebuah spesies bayan yang berasal dan endemik ke Australia timur bagian selatan. Spesies ini pertama kali dikenalkan ke Selandia Baru sebagai peliharaan, yang kemudian dilepas secara sengaja dan secara tidak sengaja kabur ke alam liar.[3] Burung ini telah ditemukan tinggal sebagian besar di Pulau Utara[4] (khususnya di bagian utara pulau, Taranaki, Waikato dan di Lembah Hutt) dan di perbukitan di dekat Dunedin di Pulau Selatan[5][6] sejak awal abad ke-20.[7]
Deskripsi
Panjang tubuh rosella timur adalah 30 cm. Pipinya berwarna putih, dan kepalanya berwarna merah. Paruhnya berwarna putih, dan iris matanya berwarna cokelat. Dada bagian atasnya berwarna merah, dan dada bagian bawahnya berwarna kuning dan memudar menjadi hijau pucat di bagian perut. Bulu hitam di punggung dan bahu memiliki pinggiran kekuningan dan kehijauan yang memberikan tampilan bergelombang yang berbeda antara jenis kelamin dan subspesies. Selain itu, sayap dan bulu ekor bagian samping berwarna kebiruan sedangkan ekornya berwarna hijau tua. Sementara itu, kakinya berwarna abu-abu. Untuk betina, warnanya sama dengan jantan, yaitu lebih kusam dan memiliki garis di bawah sayap, tetapi tidak ada pada jantan dewasa. Warna burung muda lebih kusam daripada betina dan memiliki garis di bawah sayap.[8]
↑Saat4d (12 November 2023). "Mengenal Jenis Parkit Rosella". Parkit Indonesia. Diakses tanggal 2026-04-01. Pemeliharaan CS1: Nama numerik: authors list (link)
↑Wright, D., and Clout, M. (2001). The eastern rosella (Platycercus eximius) in New Zealand. DOCscience internal series 18. Department of Conservation, Wellington.
↑Falla, R.A.; Sibson, R.B.; Turbot, E.G. (1966). A Field guide to the birds of New Zealand. Collins. ISBN0-00-212022-4.