Dalam pembahasan, beberapa anggota Dewan—seperti Prancis, Jerman, Britania Raya, dan Amerika Serikat—menyatakan kekhawatiran bahwa kekerasan yang baru-baru ini terjadi di perbatasan Israel dan Suriah sengaja dipicu oleh pemerintah Suriah untuk mengalihkan perhatian publik dari pemberontakan dalam negeri.[2]