ENSIKLOPEDIA Cari Tekan Enter untuk memulai pencarian cepat. Kembali ke Ensiklopedia Arsip Wikipedia Indonesia Ratno Timoer Ratno TimoerArtikel ini memiliki beberapa masalah. Tolong bantu memperbaikinya atau diskusikan masalah-masalah ini di halaman pembicaraannya. (Pelajari bagaimana dan kapan saat yang tepat untuk menghapus templat pesan ini) Artikel ini membutuhkan rujukan tambahan agar kualitasnya dapat dipastikan. Mohon bantu kami mengembangkan artikel ini dengan cara menambahkan rujukan ke sumber tepercaya. Pernyataan tak bersumber bisa saja dipertentangkan dan dihapus.Cari sumber: "Ratno Timoer" – berita · surat kabar · buku · cendekiawan · JSTOR (Juli 2025)Artikel ini tidak memiliki referensi atau sumber tepercaya sehingga isinya tidak bisa dipastikan. Tolong bantu perbaiki artikel ini dengan menambahkan referensi yang layak. Tulisan tanpa sumber dapat dipertanyakan dan dihapus sewaktu-waktu.Cari sumber: "Ratno Timoer" – berita · surat kabar · buku · cendekiawan · JSTOR (Pelajari cara dan kapan saatnya untuk menghapus pesan templat ini) Ratno TimoerLahirAhmad Suratno(1942-03-08)8 Maret 1942Surabaya, Jawa Timur, Masa Pendudukan JepangMeninggal22 Desember 2002(2002-12-22) (umur 60)Jakarta, IndonesiaSebab meninggalSerangan jantungKebangsaanIndonesiaNama lainRatno TimoerPekerjaanPemeranprodusersutradaraTahun aktif1960–1990 Ahmad Suratno, (8 Maret 1942 – 22 Desember 2002) yang lebih dikenal dengan Ratno Timoer adalah pemeran, produser dan sutradara Indonesia. Biografi Ratno merupakan Ketua Umum Persatuan Artis Film Indonesia (PARFI) ke–5 yang terpilih dan menjabat pada periode 1984–1998 menggantikan ketua umum sebelumnya, Soekarno M. Noor. Karier Dalam karier beraktingnya, ia telah dinominasikan untuk beberapa penghargaan, termasuk satu Piala Citra Festival Film Indonesia dan memenangkannya, sebagai aktor terbaik untuk perannya di film Cinta. Namun yang paling terkenal adalah perannya dalam film Si Buta dari Gua Hantu. Penghargaan istimewa Aktor Terbaik dalam Festival Film Indonesia (FFI) di Bandung pada tahun 1976 lewat film Cinta. Aktor Terpopuler di Asia dalam Festival Film Asia Pasifik di Seoul, Korea Selatan pada tahun 1973 lewat film Pendekar Bambu Kuning. Filmografi Film Peran akting Tahun Judul Peran Catatan 1960 Si Pendek dan Sri Panggung 1964 Di Ambang Fadjar Ekspedisi Terakhir 1965 Matjan Kemajoran Toha Madju Tak Gentar Tjinta di Udjung Tahun Buruh Pelabuhan Karma 1966 Fadjar di Tengah Kabut Yahya 1967 2 x 24 Djam Sembilan Sendja di Djakarta 1968 Djakarta-Hongkong-Macao 1969 Laki-Laki Tak Bernama Orang-Orang Liar Tantangan 1970 Bernafas dalam Lumpur Dan Bunga-Bunga Berguguran Adi Djalang Honey, Money and Djakarta Fair Andi Rachmat Syah Si Buta dari Gua Hantu Barda Mandrawata 1971 Malam Jahanam Soleman Misteri di Borobudur Barda Impas Pendekar Bambu Kuning Pendekar Bambu Kuning Perawan Buta 1972 Lima Jahanam Hendra Pahlawan Goa Selarong Diponegoro Si Bongkok Rambe Dendam si Anak Haram Jarot 1973 Manusia Terakhir Ongko Sebatang Kara Irwan 1974 Bobby Jangan Kau Tangisi Anak Bintang Herman Kuntilanak Melawan Badai Pengakuan Seorang Perempuan Ratapan Rintihan Johan 1975 Pelacur Tirta Surat Undangan Taufik Cinta David Panggabean 1976 Antara Surga dan Neraka Ciuman Beracun Wisnu Perempuan Histeris John Gadis Panggilan 1977 Reo Manusia Srigala Barda Mandrawata Raja Pungli Si Buta dari Gua Hantu: Duel di Kawah Bromo Barda Mandrawata Si Buta dari Gua Hantu: Sorga yang Hilang Assooi Syachrin Mulyadi Istriku Sayang Istriku Malang 1978 Sirkuit Cinta Hendrik Goyang Sampai Tua Tarno 1979 Kau dan Aku Sayang Wamena Benci tapi Rindu Sepasang Merpati Anna Maria Budiman 1980 Salome Janjiku pada Dia Rozy Syahzam 1981 Gundala Putra Petir Dendam Manusia Harimau Toha Gondoruwo Gunawan Setetes Kasih di Padang Gersang Joko 1982 Jin Galunggung Bayusukma Warok Singo Kobra Sangkuriang Raja Prabangkara Lebak Membara Nyi Blorong Raden Cokro Susastro 1983 Nyi Ageng Ratu Pemikat Terjebak dalam Dosa 1984 Bercinta dalam Badai Gadis Berdarah Dingin Usia dalam Gejolak Iskandar 1985 Sunan Kalijaga dan Syech Siti Jenar Syech Siti Jenar Preman Bos narkotika Si Buta dari Gua Hantu: Neraka Perut Bumi Barda Mandrawata Melintas Badai 1986 Biarkan Bulan Itu 1987 Luka di Atas Luka 1989 Syech Siti Kobar Membangkang Syech Siti Kobar 1990 Si Buta dari Gua Hantu: Lembah Tengkorak Si Buta dari Gua Hantu Peran non-akting Tahun Judul Peran Catatan 1972 Lima Jahanam Penulis Debut dalam penulisan 1973 Manusia Terakhir 1974 Jangan Kau Tangisi Penulis dan sutradara Debut dalam penyutradaraan Anak Bintang Kuntilanak 1975 Pelacur 1976 Ciuman Beracun Perempuan Histeris Gadis Panggilan Antara Surga dan Neraka 1977 Reo Manusia Srigala Si Buta dari Gua Hantu: Sorga yang Hilang Penulis Assooi Penulis dan sutradara 1978 Sirkuit Cinta Goyang Sampai Tua 1979 Kau dan Aku Sayang Benci tapi Rindu 1980 Salome Karena Lirikan Sutradara Janjiku pada Dia 1981 Dendam Manusia Harimau Penulis dan sutradara Gondoruwo Sutradara 1982 Jin Galunggung Penulis dan sutradara 1983 Golok Setan Sutradara Pelayan Gedongan Penulis dan sutradara 1984 Gadis Berdarah Dingin Penulis, produser dan sutradara Gadis Berwajah Seribu Sutradara 1985 Si Buta dari Gua Hantu: Neraka Perut Bumi Penulis dan sutradara 1988 Rimba Panas Sutradara 1989 Syech Siti Kobar Membangkang Penulis dan sutradara Pembalasan Setan Karang Bolong Sutradara 1990 Si Buta dari Gua Hantu: Lembah Tengkorak Penulis dan sutradara Penghargaan dan nominasi Tahun Penghargaan Kategori Karya Hasil Ref. 1976 Festival Film Indonesia 1976 Pemeran Utama Pria Terbaik Cinta Menang Referensi Pranala luar Ratno Timoer di IMDb (dalam bahasa Inggris) (Indonesia) "Aktor Ratno Timoer Telah Tiada" Diarsipkan 2005-04-12 di Wayback Machine., Kompas Penghargaan dan prestasi Didahului oleh:Slamet RahardjoFilm : Ranjang Pengantin(1975) Pemeran Utama Pria Terbaik(Festival Film Indonesia)Film : Cinta(1976) Diteruskan oleh:Benyamin SuebFilm : Si Doel Anak Modern(1977) lbsPemeran Utama Pria Terbaik (Festival Film Indonesia)1950-anhingga1970-an A.N. Alcaff / A. Hadi (1955) Soekarno M. Noor (1960) Soekarno M. Noor (1967) Benyamin Sueb (1973) Kusno Sudjarwadi (1974) Slamet Rahardjo (1975) Ratno Timoer (1976) Benyamin Sueb (1977) Kaharuddin Syah (1978) Soekarno M. Noor (1979) 1980-an Maruli Sitompul (1981) Zainal Abidin (1982) Slamet Rahardjo (1983) El Manik (1984) Alex Komang (1985) Deddy Mizwar (1986) Deddy Mizwar (1987) Mathias Muchus (1988) Rachmat Hidajat (1989) 1990-an Rano Karno (1990) Tio Pakusadewo (1991) Jamal Mirdad (1992) 2000-an Tora Sudiro (2004) Nicholas Saputra (2005) Albert Fakdawer (2006) Deddy Mizwar (2007) Vino G. Bastian (2008) Tio Pakusadewo (2009) 2010-an Reza Rahadian (2010) Emir Mahira (2011) Donny Damara (2012) Reza Rahadian (2013) Chicco Jerikho (2014) Deddy Sutomo (2015) Reza Rahadian (2016) Teuku Rifnu Wikana (2017) Gading Marten (2018) Muhammad Khan (2019) 2020-an Gunawan Maryanto (2020) Chicco Kurniawan (2021) Marthino Lio (2022) Reza Rahadian (2023) Ringgo Agus Rahman (2024) Ringgo Agus Rahman (2025) Basis data pengawasan otoritas InternasionalISNIVIAFWorldCatNasionalAmerika SerikatPrancisData BnFLain-lainYale LUX