Anak Bintang adalah film Indonesia yang dirilis tahun 1974. Film ini disutradarai oleh Ratno Timoer dan dibintangi oleh Rano Karno dan Ratno Timoer.
Sinopsis
Sepulang mencari kayu, Mochtar dan Karma melihat cahaya di langit. Dihampirinya sumber cahaya, ternyata seorang bayi terbungkus. Bayi itu dibawa pulang dan dirawat istrinya, yang sudah lama mendambakan anak. Sepuluh tahun kemudian, si anak yang diberi nama Bintang menjadi anak yang nakal dan tidak mau menuruti orang tua. Bintang bersama Mamat dan kawan-kawan lainnya sangat senang mengganggu orang lain. Ibunya selalu mencarinya dan kebetulan sampai ke desa tempat tinggal Bintang. Ketika sampai di sana, ia dilempari batu. Bintang tidak mau mengakui ibunya. Pada Mochtar, ibu Bintang menceritakan masa lalunya bahwa ia terpisah dari suaminya. Bintang yang cekcok dengan Mochtar memutuskan untuk berlari. Ternyata wajah Bintang menjadi buruk dan Ia mulai dijauhi oleh teman-temannya. Mulailah penyesalan dan pengembaraan mencari ibu. Di tengah jalan, ia diambil oleh seorang dukunsihir dan disuruh jadi pencopet. Ia berhasil lari dan ketemu Arja, gelandangan yang baik hati. Pencarian ibunya dibuat berhasil, meski kebetulan bertemu secara tak sengaja di jalan. Sementara itu ayahnya, Herman, yang terus mencari dengan bantuan polisi, akhirnya menemui anaknya juga saat ia berpelukan di jalan dengan ibunya karena baru bertemu.[1]