Merintis R9
Koridor R9/R10 Suroboyo Bus Terminal Joyoboyo–Tunjungan |
|---|
 Unit Suroboyo Bus terparkir di depo Terminal Kedung Cowek pada 6 Juli 2021. |
|
| Daerah operasi | Diponegoro |
|---|
| Operator saat ini | UPTD Pengelolaan Transportasi Umum |
|---|
Guna mewujudkan aksesibilitas penumpang dan konektivitas bus perkotaan pada jalanan utama Kota Surabaya, Dishub Surabaya mengusulkan pengoperasian rute baru Koridor R9/R10 Suroboyo Bus relasi Terminal Joyoboyo–Tunjungan sejak pertengahan tahun 2022. Mulanya Dishub Surabaya menerima banyak masukan serta permintaan dari warga setempat yang mengharapkan Suroboyo Bus melayani rute sepanjang Jalan Diponegoro.[1] Satu-satunya jalur bus perkotaan yang menjangkau ruas Jalan Diponegoro adalah bus kota reguler jalur F relasi Terminal Joyoboyo–Jembatan Merah.[2] Selama ini koridor R1/R2 Suroboyo Bus relasi Terminal Purabaya–Rajawali seringkali dialihkan ke Jalan Diponegoro saat ruas Jalan Darmo sampai Jalan Tunjungan ditutup untuk aktivitas Car Free Day (CFD) setiap akhir pekan. Unit bus hanya melintasi ruas Jalan Diponegoro tanpa menaikturunkan penumpang di ruas jalan tersebut.[3]
Dari masukan tersebut, Dishub Surabaya menyusun perencanaan dan kajian potensi permintaan penumpang (demand), rute lintasan, titik pemberhentian bus/halte, alokasi distribusi penyediaan unit bus, dan lain sebagainya. Apalagi dalam kondisi eksisting, jumlah unit Suroboyo Bus masih terbatas. Kondisi ini melahirkan opsi penambahan koridor dengan konsekuensi pengalihan unit bus dari koridor lainnya.[1]
Rute baru ini nanti dimulai dari Terminal Joyoboyo melewati Jalan Diponegoro, Pasar Kembang, Kedungdoro, Blauran, Praban, dan Tunjungan. Rute kembalinya dimulai dari Tunjungan, Embong Malang, Pasar Kembang, dan kembali lagi ke Terminal Joyoboyo. Sembari menunggu pembukaan rute baru, Dishub Surabaya terlebih dulu mengoperasikan Suroboyo Bus yang melayani hingga tengah malam. Rutenya khusus melintasi kawasan wisata seperti Jalan Tunjungan dan Balai Pemuda. Rute wisata tersebut akan berbeda dengan rute reguler nantinya. Rute wisata hanya beroperasi pada malam hari mulai pukul 20.00–22.00 WIB setiap akhir pekan.[4]
Setelah dilakukan uji coba dan persiapan sarana-prasarana untuk rute baru Suroboyo Bus relasi Terminal Joyoboyo–Tunjungan, operasional rute baru tersebut harus ditunda pasca kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) per 1 September 2022.[5] Bahkan beberapa persiapan seperti pemasangan rambu bus stop di sepanjang rute lintasan seperti di Jalan Tunjungan sudah jauh dilakukan sejak akhir tahun 2021.[6]
Lebih lanjut, anggaran pembukaan koridor baru tersebut dialihkan ke koridor lainnya akibat penundaan operasional. Anggaran dialihkan untuk perpanjangan lintasan koridor R7/R8 relasi Terminal Joyoboyo–Jono Soewojo hingga Terminal Tambak Osowilangon pada Oktober 2022. Saat ini Dishub Surabaya menyusun alokasi anggaran baru untuk untuk 2023. Dalam anggaran baru diprioritaskan pengadaan koridor baru tersebut. Diperkirakan, koridor baru ini akan mulai beroperasi pada awal tahun 2023.[7]
dianggarkan lagi