Oskar von Sperling lahir sebagai putra pertama dari Ernst Wilhelm von Sperling.
Sperling masuk ke Angkatan Darat Prusia pada tahun 1832 sebagai calon perwira di Resimen Infanteri ke-31. Pada tahun 1835, Sperling diangkat sebagai Letnan Dua. Antara tahun 1838 dan 1841, ia menempuh pendidikan di Akademi Perang Prusia. Setelah itu, ia menjabat sebagai ajudan di Departemen Topografi Staf Umum Prusia. Kemudian, sebagai ajudan di Resimen Infanteri ke-29, Sperling berpartisipasi dalam penumpasan Revolusi Baden. Setelah dipromosikan menjadi kapten pada tanggal 16 November 1852, ia tetap berada di Divisi ke-15 sebagai ajudan hingga April 1857. Ia kemudian menjabat dalam waktu singkat sebagai komandan kompi di Resimen Infanteri ke-32 sebelum kembali ke staf umum pada Januari 1858 dengan promosi menjadi mayor.
Pada tahun 1860, ia dikirim ke Italia sebagai pengamat militer, di mana ia menyaksikan Pengepungan Gaeta. Pada tanggal 18 Oktober 1861, sekembalinya ke Prusia, Sperling dipromosikan menjadi Oberstleutnant. Pada Maret 1863, ia menjadi Kepala Staf Korps VI yang ditempatkan di Breslau. Dalam jabatan ini, Sperling berpartisipasi dalam Perang Schleswig Kedua.[1] Pada tanggal 18 Juni 1865, Sperling dipromosikan menjadi Oberst. Pada tahun yang sama, Helmuth von Moltke, selaku Kepala Staf Umum, menulis dalam penilaiannya bahwa von Sperling adalah seorang perwira yang sangat berbakat.
Selama Perang Austro-Prusia, ia berpartisipasi dalam kampanye militer di Bohemia bersama korpsnya yang menjadi bagian dari Angkatan Darat Kedua di bawah komando Putra Mahkota Friedrich Wilhelm dari Prusia. Ia bertempur dalam Pertempuran Königgrätz dan menerima penghargaan Pour le Mérite pada tanggal 16 September 1866 atas rekomendasi Jenderal Kavaleri Louis von Mutius. Nama terakhir menulis: "Saya berutang budi pada aktivitas tanpa henti dari Oberst von Sperling dan tindakan-tindakannya yang bijaksana sehingga pasukan Korps VI dapat terlibat dalam Pertempuran Königgrätz pada waktu yang tepat, dan kecakapan pribadinya di medan perang itu sendiri memberinya hak yang adil atas penghargaan yang didambakan ini, yang untuk itu saya merekomendasikannya kepada Yang Mulia."[2]
Pada tahun 1868, Sperling dipromosikan menjadi Generalmajor. Selama Perang Prancis-Prusia, Sperling menjabat sebagai kepala staf Angkatan Darat Pertama yang dikomandani oleh Karl Friedrich von Steinmetz dan kemudian oleh Edwin Freiherr von Manteuffel.[1] Namun, karena kesehatannya yang menurun, Sperling segera kembali ke Jerman dan pensiun dari dinas aktif. Pada tanggal 22 March 1872, ia menerima bonus sebesar 50.000 thaler. Sperling wafat pada tanggal 1 Mei 1872 di Dresden.
Keluarga
Oskar von Sperling menikah dengan Pauline Marie Albertine von Klass, putri dari Jenderal Wilhelm von Klass, pada tahun 1845 dan dikaruniai 7 anak. Anak-anak mereka termasuk Kurt von Sperling dan Gertrud von Sperling yang kelak menikah dengan Paul von Hindenburg.