Orde Sembilan Permata (bahasa Thai:เครื่องราชอิสริยาภรณ์อันเป็นโบราณมงคลนพรัตนราชวราภรณ์code: th is deprecated ; RTGS: Khrueang Ratcha-itsariyaphon An Pen Borannamongkhon Noppharat Ratchawaraphon) didirikan pada tahun 1861 oleh Raja Mongkut (Rama IV) dari Kerajaan Siam (sekarang Thailand). Tanda kehormatan ini dianugerahkan kepada anggota keluarga kerajaan Thailand dan pejabat tinggi berprestasi yang telah mengabdi kepada kerajaan serta merupakan umat Buddha awam yang aktif. Dalam praktiknya, ini merupakan orde tertinggi yang diberikan kepada warga negara Thailand, mengingat dua orde yang lebih tinggi dikhususkan bagi anggota kerajaan atau kepala negara asing. Penerima orde ini berhak menggunakan gelar pascanominal น.ร.
Sejarah
Orde ini didasarkan pada model tanda kehormatan ksatria dan jasa di Eropa. "Sembilan permata" merupakan bentuk Thailand dari azimat kerajaan Hindu yang dikenal sebagai navaratna. Dalam bentuk aslinya, penghargaan ini berupa cincin emas bertatahkan sembilan permata yang dianugerahkan kepada jenderal Thailand setelah memenangkan kemenangan militer penting; orde ini juga merupakan bagian dari lencana kerajaan yang diberikan kepada Raja Thailand saat penobatan. Cincin ini masih menjadi bagian dari lencana orde dan dikenakan oleh anggota pria. Sembilan batu mulia tersebut merupakan bagian integral dari lencana kerah maupun bintang orde.
Sembilan permata tersebut dan manfaat yang diyakini diberikan kepada pemakainya adalah:
Intan — Kekuasaan, kekayaan, kemenangan atas musuh.
Mutiara/Mata kucing — Kemurnian, kebahagiaan, dan kemenangan atas musuh.
Zirkon/Topas — Kekayaan dan kesuksesan dalam urusan hukum.
Krisoberil (Mata Kucing) — Perlindungan dari roh dan api.[1]
Lencana
Bintang Orde Sembilan PermataLencana Grand Master Berdaulat Orde Sembilan Permata
Tanda kehormatan ini terdiri dari kelas tunggal (Ksatria). Lencananya meliputi:
Selempang Sembilan Permata (Navaratna), pada selempang kuning dengan pinggiran merah, biru, dan hijau, dikenakan dari bahu kanan ke pinggul kiri (untuk pria). Untuk wanita, lencana disematkan pada pita sutra yang dikenakan di bahu kiri depan.
Bintang Sembilan Permata, dikenakan di dada kiri.
Cincin Emas Sembilan Permata, untuk pria, dikenakan di jari telunjuk kanan.
Grand Master Berdaulat (Raja) mengenakan lencana ksatria namun ditambah dengan Kalung Sembilan Permata di atas selempang, serta bintang yang dihiasi dengan berlian.