Dari perkawinannya, Aritonang memiliki tiga orang anak laki-laki yang tercatat hidup dan meneruskan keturunannya hingga saat ini. Ketiganya kini telah berkembang menjadi belahan marga Aritonang yang semi independen.
Sesuai urutan kelahirannya, ketiga anak laki-laki Aritonang ini adalah sebagai berikut:
Konsentrasi marga Aritonang kebanyakan bermukim di daerah Muara yang terletak di pesisir Timur Danau Toba dan juga terdapat di Pulau Sibandang, Barus, dan Humbang Hasundutan, di Sumatera Utara. Namun di luar daerah-daerah itu banyak pula ditemukan keturunan Aritonang yang telah merantau dan berkembang sejak berabad yang lalu.
Desa Silando, Hutaginjang, Tapian Nauli adalah desa yang banyak didiami oleh marga Aritonang, yang walaupun jauh dari Muara tetapi hakekatnya Marga Aritonanglah yang menyatukan ketiga desa ini sehingga masuk dalam wilayah Kecamatan Muara.
Di daerah Muara yang mayoritas penduduknya adalah bermarga Aritonang, umumnya mereka sudah menggunakan nama marga sesuai alur percabangan dari ketiga anak laki-laki dari Aritonang tersebut. Namun untuk di luar Muara, para keturunan Marga Aritonang yang sudah merantau beberapa abad yang lalu, lebih suka menggunakan nama Marga Aritonang.
Karena itulah saat ini kerap ditemukan para keturunan Marga Aritonang dalam kesehariannya menggunakan nama marga yang bervariasi, yaitu:
Ompu Sunggu sendiri menikah dengan Boru Tamba, putri dari pamannya, Tamba Lumbantonga-tonga dari hasil pernikahan tersebut Ompusunggu memperoleh dua orang putra yaitu: (1) Patuan Dolok dan (2) Tuan Pangihuri
Patuan Dolok sendiri menikah dengan Hatunduhan Boru Manurung serta memperoleh dua orang putra yaitu
Tuan Gusar menikah dengan Boru Hasibuan dari Janji Matogu Porsea serta memiliki tiga orang putra yaitu
Ompu Raja Ulupasang
Ompu Raja Lintong yang menikah dengan Boru Manurung serta memperoleh tiga orang putra yaitu (1) Ompu Taronggal yang menikah dengan Boru Aruan; (2) Ompu Parsinabul; (3) Raja Manogap
Ompu Raja Natangkang yang menikah dengan Boru Tamba Lumbantoruan serta memperoleh seorang putra yang bernama Ama ni Natangkang yang menikah dengan Boru Lubis;
Ompu Raja Natungkang yang menikah dengan Boru Simbolon serta memiliki dua orang putra yaitu
Ompu Harangan yang menikah dengan Boru Gultom serta memiliki tiga orang putra yaitu (1) Raja Ujung Sipinggan yang menikah dengan Boru Gultom; (2) Mangoring Dolok yang menikah dengan Boru Nainggolan Lumbantungkup; (3) Manghiut Raja yang menikah dengan Boru Gultom;
Guru Tinandangan sendiri yang menikah dengan Boru Tamba Lumbantoruan serta memiliki seorang putra yang bernama Guru Tinoloan yang menikah dengan Boru Tamba;
Tuan Pangihuri yang menikah dengan salah satu putri pamannya (pariban), Boru Tamba, yang merupakan putri dari Ompu Ruma Ganjang Tamba serta memiliki dua orang putra yaitu
Taruntung Ulubalang yang menikah dengan Boru Manurung serta memperoleh dua orang putra yaitu
Ompu Parail Bosi yang bergelar Parpansa Batu menikah dengan Sahat Nauli Boru Siregar Siagian serta memiliki tiga orang putra yaitu (1) Sahala Datu yang menikah dengan Boru Siregar; Boru Manullang; dan Boru Simarmata, putri dari Ompu Ragam (Sipaima Raja) Simarmata; (2) Sahala Raja yang menikah dengan Boru Siregar; (3) Sahala Nabegu yang menikah dengan Boru Manurung.
Bintang Tujuon yang menikah dengan Sonang Boru Tamba, putri dari Guru Sinanti Tamba serta memiliki dua orang putra yaitu
Guru Parsintaon yang menikah dengan Boru Butarbutar dari Marom serta memiliki tiga orang putra yaitu (1) Tuan Martahi yang menikah dengan Boru Lubis; (2) Portibi Pande yang menikah dengan Boru Sianturi; (3) Ampanaranap yang menikah dengan Boru Tamba; Guru Parsintaon juga memperoleh seorang putri yang menikah dengan Tuan Hidja (Raja Manampang) Togatorop, (putra dari Ompu Guru Hiruan Nagok Togatorop dengan istrinya Boru Samosir)
Guru Sisungkunon yang menikah dengan Boru Manurung serta memiliki tiga orang putra yaitu (1) Ompu Pandol, kemudian Ompu Pandol menikah dengan Boru Nainggolan Lumbanraja; (2) Tuan Mamolin yang kemudian menikah dengan Boru Gultom; (3) Ompu Niomba yang kemudian menikah dengan Boru Lubis serta Boru Tampubolon; Bintang Tujuon juga memiliki dua orang putri yaitu (1) Seorang putri yang menikah dengan Sandar Nagodang Nababan; (2) Seorang putri yang menikah dengan Ompu Sibasobao Siahaan Hinalang
Tokoh
Beberapa tokoh bermarga Aritonang Ompusunggu, di antaranya adalah: