Nonkekerasan adalah praktik pribadi untuk tidak menyebabkan bahaya kepada orang lain dalam kondisi apa pun. Ini mungkin berasal dari keyakinan bahwa melukai orang, hewan dan/atau lingkungan tidak perlu untuk mencapai hasil dan mungkin merujuk pada filosofi umum tentang abstain dari kekerasan. Nonkekerasan memiliki elemen "aktif" atau "aktivis", di mana penganut umumnya menerima perlunya nonkekerasan sebagai sarana untuk mencapai perubahan politik dan sosial.
Dalam zaman modern, metode nonkekerasan telah menjadi alat yang ampuh untuk protes sosial dan perubahan sosial dan politik yang revolusioner.[1][2] Ada banyak contoh penggunaannya. Beberapa gerakan yang sangat dipengaruhi oleh filosofi nonkekerasan termasuk kepemimpinan Mahatma Gandhi dalam perjuangan nonkekerasan yang berhasil selama beberapa dekade untuk kemerdekaan India, adopsi metode nonkekerasan Gandhi oleh Martin Luther King Jr. dan James Bevel dalam kampanye mereka untuk memenangkan hak-hak sipil bagi orang Afrika-Amerika,[3][4] dan kampanye nonkekerasan César Chávez pada tahun 1960-an untuk memprotes perlakuan terhadap pekerja pertanian Meksiko di California.[5]