Rosa Parks (lahir di Tuskegee, Alabama4 Februari1913 – 24 Oktober2005) adalah seorang aktivis hak asasi Afro-Amerika yang disebut oleh Kongres Amerika Serikat sebagai "Ibu pergerakan Hak Asasi Manusia Modern".[1] Rosa Parks meninggal pada 24 Oktober 2005.[2] Tiga hari kemudian Senat AS mengeluarkan resolusi untuk menghormati Rosa dengan membiarkan tubuhnya disemayamkan di US Capitol Rotunda.[2]
Pada tanggal 1 Desember1955, Parks menjadi terkenal setelah menolak mematuhi perintah sopir bus James Blake untuk memberikan kursinya agar seluruh ruangan hanya untuk penumpang kulit putih. Aksi ketidakpatuhan ini memulai Boikot Bus Montgomery, yang merupakan salah satu pergerakan terbesar melawan pemisahan ras.
Tindakannya tersebut dianggap melawan peraturan segrerasi ras di kotanya karena berdasarkan peraturan kota tahun 1955, warga Amerika-Afrika wajib duduk di bagian belakang bus dan harus memberikan tempat duduknya kepada warga berkulit putih jika bagian depan bus sudah terisi penuh. Dibawah kepemimpinan Martin Luther King, Jr., dimulai gerakan memboikot bus kota yang dimulai pada tanggal 5 Desember 1955.[3]